Pemkot Solo Dorong Keluarga Muda dan Calon Pengantin Waspadai AIDS dan TBC

Pemkot Solo dorong para keluarga muda hingga calon pengantin di Solo waspadai penyakit Tuberkulosis (TBC) dan AIDS.

Pemkot Solo Dorong Keluarga Muda dan Calon Pengantin Waspadai AIDS dan TBC
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Fasilitasi Bidang Kesehatan Terkait Penyakit TBC dan HIV/AIDS Bagi Calon Pengantin dan Keluarga Muda di Balai Tawangarum Kompleks Balai Kota Solo, Selasa (8/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo dorong para keluarga muda hingga calon pengantin di Solo waspadai penyakit Tuberkulosis (TBC) dan AIDS.

Dua penyakit yang disebabkan oleh virus ini dinilai menjadi permasalahan pelik apabila tak diperhatikan dengan baik.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Solo, Agus Santoso di acara Fasilitasi Bidang Kesehatan Penyakit TB dan HIV/AIDS Bagi Calon Pengantin dan Keluarga Muda di Balai Tawangarum Kompleks Balai Kota Solo, Selasa (8/5/2018).

Menurut Agus, masyarakat perlu lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan. Agus pun menilai bila tiap tahun, kasus HIV/AIDS mengalami kenaikan signifikan.

"HIV/AIDS itu bisa tertular dari orang tua saat anak itu dalam kandungan, bisa dari pasangan yang tidak setia, atau dari transfusi darah. Kegiatan ini diadakan dalam sarana meningkatkan kesejahteraan keluarga, sehingga tercipta masyarakat yang waras," paparnya.

Dalam kesempatan itu, Agus mengajak masyarakat menjaga orang-orang di lingkungan sekitarnya agar tidak terjangkit HIV/AIDS.

Hal itu bisa dimulai dari keluarga, saudara hingga tetangga.

"Kita ingin menunjukkan kepedulian, bahwa tidak semua penderita HIV/AIDS adalah pelaku. Kita harus bahu membahu menghadapi TB dan HIV/AIDS tapi jangan memusuhi orangnya," urai dia.

Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo, Tommy Prawoto berharap Kota Solo bisa terbebas dari penularan HIV/AIDS pada tahun 2020. Untuk itu, dirinya mendorong masyarakat untuk melakukan tes HIV secara berkala.

"Kita minta pasangan melakukan tes HIV, agar bisa mengetahui statusnya dan dapat menghasilkan keturunan yang sehat," terang Tommy.

Penulis: akbar hari mukti
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved