Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Adu Penallti Lawan PSD Demak, Kiper Persab Brebes Jadi Pahlawan

Drama adu pinalti tersaji pada pertandingan leg kedua babak 8 besar Liga 3 Jawa Tengah antara Persab Brebes menjamu tamunya PSD Demak

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
pemain persab (kaus merah) beradu lari merebut bola dengan pemain psd 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Drama adu pinalti tersaji pada pertandingan leg kedua babak 8 besar Liga 3 Jawa Tengah antara Persab Brebes menjamu tamunya PSD Demak di Stadion Karangbirahi, Rabu (9/5/2018) sore.

Meskipun unggul skor 3-1 atas PSD, Persab dipaksa melakoni adu pinalti lantaran agregat imbang yakni 4-4.

Pada leg pertama, Laskar Jaka Poleng, harus tunduk dengan skor 3-1 di kandang PSD, Stadion Pancasila Demak pada Minggu (6/5/2018).

Usai babak tambahan (extra time) 15x2 kedua tim sama- sama kuat meskipun Laskar Kalijaga, julukan PSD, harus bermain dengan 10 orang.

Pemain belakang PSD, Bahrul Amri, harus menerima kartu merah setelah dua kali diganjar kartu kuning pada menit ke 24 dan 36.

Tiga gol Persab dicetak Dian Sasongko pada menit awal dan Muhammad Muzaky Fikri pada menit ke 68. Sedangkan satu gol dicetak pemain PSD alias bunuh diri saat injury time babak kedua.

Sedangkan satu gol PSD dicetak Imam Khabibi pada menit ke-58.

Gempuran anak- anak Kota Bawang sepanjang laga tidak merontokan pertahanan PSD hingga dipaksa ke babak tambahan dan dilanjutkan adu tos-tosan.

Saat drama adu penalti, kiper Persab, David Sanjaya, menjadi pahlawan. Ia berhasil menepis dua tendangan dari pemain PSD.

Hasil tersebut membawa Persab melangkah ke babak semifinal.

"Pada leg pertama di Demak, kami sempat dikerjai wasit hingga para pemain emosi dan tidak fokus. Kami belajar dari itu, hingga pada pertandingan kedua ini, meskipun sedikit dikerjai wasit kami berhasil melangkah," kata pelatih Persab, Edy Prayitno.

Pelatih PSD, Muhammad Yusuf, mengapresiasi anak asuhnya yang sudah berjuang keras hingga menit akhir.

"Ya seperti ini lah yang namanya pertandingan. Mereka sudah berjung. Saya acungi jempol," kata mantan asisten pelatih Persijap Jepara itu.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved