Tanah di Bawahnya Tak Labil, Jl Patimura, Salatiga Dibeton

Kerusakan di beberapa titik di Jl Patimura mulai mendapatkan penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR) Kota Salatiga

Tanah di Bawahnya Tak Labil, Jl Patimura, Salatiga Dibeton
Tribunjateng.com/Ponco Wiyono
Kerusakan di beberapa titik di Jl Patimura mulai mendapatkan penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR) Kota Salatiga. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUBlNJATENG.COM, SALATIGA - Kerusakan di beberapa titik di Jl Patimura mulai mendapatkan penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR) Kota Salatiga.

Perbaikan dilakukan dari pertigaan Jl Yos Sudarso hingga depan Mina Kencana, dan dikatakan Kepala Dinas PUPR Agung Hendratmiko menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang nilainya Rp 14,3 miliar.

"Kami usulkan dibeton karena tanah di Jl Patimura labil sehingga bergelombang. Untuk itu setelah melalui kajian, kita usulkan untuk ditingkatkan dengan cara dibeton,” ujar Agung, Jumat (11/5/2018).

Pengerjaan peningkatan jalan sepanjang 2, 2 km itu sudah dimulai pertengahan April dan direncanakan berlangsung selama 240 hari. Agung menjelaskan, pembetonan Jl Patimura bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalan.

"Sebab selama ini jalan rusak karena selama ini kontur tanah labil. Pengerjaan jalan beton di bagian untuk utara yaitu depan Mina Kencana sendiri menyambung dari yang sudah ada yang sebelumnya dikerjakan pemerintah provinsi," tuturnya.

Agung juga mengatakan pihaknya pun melaksanakan peningkatan jalan di sejumlah lokasi dengan tujuan perbaikan kualitas jalan.

Peningkatan jalan sendiri sudah diawali sosialiasi kepada masyarakat sekitar yang akan sedikit terimbas pengerjaan proyek tersebut.

"Karena pengerjaan tersebut tentunya akan menggangu akses jalan. Namun melalui RT dan RW sudah kami sampaikan bahwa pembangunan ini untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Sejauh ini, akibat pengerjaan jalan yang dimulai dari depan Mina Kencana, jalan di sekitar lokasi difungsikan dengan sistem buka tutup oleh pekerja proyek.

"Masih belum bisa dilalui sehingga kami berlakukan buka tutup sampai jalan beton siap dilintasi," kata seorang pekerja. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved