Teror Bom Surabaya

37 Anggota Paduan Suara SMAN 3 Semarang di Surabaya Saat Teror Terjadi, Jeremy: Kami Tidak Apa-apa

Sebanyak 37 siswa sekolah ini sedang mengikuti lomba paduan suara yang digelar Universitas Airlangga (Unair).

37 Anggota Paduan Suara SMAN 3 Semarang di Surabaya Saat Teror Terjadi, Jeremy: Kami Tidak Apa-apa
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Polisi mengamankan kawasan Gereja Santa Maria Tak Tercela, Ngagel, Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Teror bom di Surabaya mengejutkan anggota tim paduan suara SMAN 3 Semarang.

Sebanyak 37 siswa sekolah ini sedang mengikuti lomba yang digelar Universitas Airlangga (Unair).

Penginapan mereka, Graha Widya Bhakti Stiesia, tak jauh dari Gereja Maria Tak Tercela yang menjadi satu dari 3 lokasi bom bunuh diri, Minggu (13/5/2018).

Jaraknya sekitar 1 kilometer.

"Kami tidak apa-apa, ya, semua baik, kami terus berdoa. Orangtua juga mengecek keadaan kami, kami jelaskan tidak apa-apa," terang seorang anggota paduan suara dari SMAN 3 Semarang, Jeremy, kepada Tribunjateng.com melalui telepon.

Mereka tiba di Kota Pahlawan sejak Kamis (10/5/2018).

Penginapannya satu lokasi dengan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Undip yang juga ikut lomba di Unair.

"Pelatih mengumpulkan kami semua untuk mengarahkan kami jika semua aman terkendali," jelas Permata Laila dari PSM Undip.

Minggu malam ini, tim paduan suara SMAN 3 Semarang akan pulang ke Kota Lumpia.

Mereka lebih dulu mengikuti acara penutupan dan pengumuman pemenang. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved