ATS Mati Karena Pembangunan Jembatan, Arus Lalu Lintas Kota Pekalongan Tersendat
Adapun titik kemacetan paling parah terjadi di Jembatan Grogolan hingga Perempatan Grogolan
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Arus lalu lintas di Jalur Pantura Kota Pekalongan baik dari arah barat ke timur atau sebaliknya tersendat. Mayoritas kendaraan yang melintas yaitu truk-truk besar.
Adapun titik kemacetan paling parah terjadi di Jembatan Grogolan hingga Perempatan Grogolan.
Pasalnya selain ada perbaikan jembatan dan pertemuan kendaraan di perempatan, Automatic Transfer Switch (ATS) atau alat pengatur traffic light rusak karena kabel terkena alat berat pembangunan jembatan Grogolan.
Diterangkan Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Rachmawati Wulandari karena matinya ATS membuat arus lalu lintas tersendat.
"Selain itu intensitas kendaraan berat bertambah karena para pengemudi kejar setoran sebelum tidak diperbolehkan melintas di Jalur Pantura tiga hari jelang lebaran," ujarnya, Rabu (16/5/2018).
Penutupan jalan di Taman Patiunus karena untuk lokasi pasar darurat, diterangkan AKP Rachma menambah kemacetan terutama di tengah Kota Pekalongan.
"Kami masih menunggu perbaikan ATS, karena kalau tidak cepat diperbaiki akan mengganggu arus lalu lintas di daerah Grogolan yang merupakan akses utama kendaraan dari arah barat ke timur maupun sebaliknya," timpalnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/arus-lalu-lintas-memasuki-kota-pekalongan-tepatnya-di-jalur-panturan-tersendat-rabu-1652018_20180516_155019.jpg)