PNS Kemenag Surabaya Diduga Terlibat Terorisme, Menag Perketat Rekrutmen Pegawai

Menag Lukman Hakim Saifuddin akan lebih waspada dalam proses perekrutan pegawai negeri sipil (PNS) di dalam kementeriannya

PNS Kemenag Surabaya Diduga Terlibat Terorisme, Menag Perketat Rekrutmen Pegawai
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/3). Pemerintah dan DPR menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 sebesar Rp35,23 juta per jemaah atau naik 0,9 persen dari tahun sebelum.  

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin akan lebih waspada dalam proses perekrutan pegawai negeri sipil (PNS) di dalam kementeriannya.

Hal ini menyikapi kabar bahwa istri terduga teroris yang ditembak mati di Sidoarjo, Budi Satrijo yakni Wk, adalah PNS Kementerian Agama Surabaya.

"Itu yang saya katakan, kita akan lebih waspada dalam rekrutmen ASN (aparatur sipil negara) baru bahwa isi sumpah ASN dan regulasi ASN yang menyatakan setia pada Pancasila dan mampu menunjukan komitmen yang tinggi pada NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Lukman di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Lukman menekankan, ideologi dan nilai-nilai kebangsaan yang telah menjadi identitas Indonesia harus dijaga dan dipelihara dengan baik.

Ia menegaskan, kepatuhan azas Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi ukuran pertama dari seluruh pegawai di Kemenag.

Sebab, menurut dia, Kemenag adalah lembaga yang punya satuan kerja terbanyak di seluruh Indonesia, yaitu sekitar 4.457 satuan kerja yang membawahi 220 ribu PNS di Kemenag di seluruh Indonesia.

Ia mengakui sulit melakukan pengawasan terhadap seluruh pegawai.

"Sehingga kalau ada yang diduga melakukan terorisme tentu kami akan beri sanksi sesuai regulasi. Setiap ASN apalagi di Kemenag mengawali masa kerja dengan mengangkat sumpah dan dia harus tunduk pada UU ASN," kata dia.

Lukman tak ingin anggota kementeriannya terkait dengan kejahatan terorisme.

Sebelumnya Lukman membenarkan kabar bahwa istri terduga teroris yang ditembak mati di Sidoarjo, Budi Satrijo yakni Wk, adalah pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Agama.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved