Ramadan 2018
NGABUBURIT, Anak-anak Main Layangan Buatan Sendiri di Alun-alun Kendal
Cuaca yang berangin dan alun-alun yang luas membuat dirinya leluasa bermain layang-layang di Alun-alun Kendal.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: iswidodo
Laporan wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL- Bermain layang-layang sangatlah menyenangkan, terlebih menghabiskan waktu untuk menunggu waktu berbuka puasa.
Hal itu yang dilakukan oleh, Arya Maulana, Tegar Firman, Faisal Adi dan Reyno. Mereka semua yang merupakan warga gang wali gembyang, kota Kendal menghabiskan waktu puasa mereka dengan bermain layang-layang di Alun-alun kendal pada Jumat (18/5) sore.
Cuaca yang berangin dan alun-alun yang luas membuat dirinya leluasa bermain layang-layang di Alun-alun Kendal.
Layang-layang yang mereka gunakan bukanlah buatan pabrik seperti layang-layang pada umumnya. Yang mereka terbangkan merupakan layang-layang Kodokan hasil dari kreasi mereka sendiri.
"Ini tidak beli, Saya buat sendiri sama teman-teman, kayunya diambil dari kebun," terang arya.
Ia menambahkan dirinya hanya mengahbiskan uang tak lebih dari Rp 5.000 hanya untuk membuat layang-layang itu. Uangnya itu hanya untuk membeli kertas, benang dan cat warna-warni.
Bentuk layangnya bun juga berbeda pada umumnya. Bentuknya menyerupai segi enam dan memiliki ekor layang-layang yang panjang.
"Saya dan Teman-teman sudah terbiasa buat layang-layang untuk digunakan sendiri. Apalagi saat puasa kali ini," ujarnya
Akhir-akhir ini langit di Kendal sering diwarnai layang-layang yang beraneka ragam bentuk dan warna. Cuaca yang berangin membuat layang-layang menjadi alternatif menghabiskan waktu berbuka puasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ngabuburit-anak-anak-main-layangan-di-alun-alun-kendal_20180518_164237.jpg)