Breaking News:

Ali Imron Sebut Aman Aburrahman Gagal dalam Aksi Teror Bom Thamrin 2016, 2 Hal Ini Alasannya

Bahkan Ali mengatakan sebenarnya para pelaku bom Sarinah Thamrin ini tidak mampu melakukan aksi teror tetapi mereka memaksakan untuk melakukan

Editor: muslimah
Terdakwa kasus teror bom Thamrin Aman Abdurrahman menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018). Ia dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) karena dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab saat aksi teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, awal 2016.(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNJATENG.COM - Aman Abdurrahman dituntut Jaksa Pengadilan Negeri hukuman mati atas aksinya dalam teror bom Sarinah Thamrin 2016.

Dikutip Tribunwow pada Sabtu (19/5/2018) dari JakTv, pelaku bom Bali I, Ali Imron menyebut aksi terornya ini gagal.

Bahkan Ali mengatakan sebenarnya para pelaku bom Sarinah Thamrin ini tidak mampu melakukan aksi teror tetapi mereka memaksakan untuk melakukan.

"Mereka (pelaku bom Sarinah) tidak mampu melakukan aksi teror tapi memaksakan diri karna ingin menunjukkan kepada sejawat mereka yang ada di tempat lain bahwa kami yang ada di Indoensia juga mampu melakukan," kata Ali Imron.

L
Ali Imron, saat menjadi narasumber  (KOMPAS TV)

Selain itu Ali Imron juga mengatakan bahwa bom yang dipakai itu adalah bom bentuk lama buatan sekitar tahun 1800an.

"Sebetulnya itu bom dibuat tahun 1800, masih pake sumbu itu, jadi polisi masih sempat menembak karena saat akan meledakkan bom, mereka harus ngorek sumbu dulu tuh," imbuh Ali diiringi gelak tawa dalam acara tersebut.

Bahkan Ali menolak jika disamakan dengan JAD maupun ISIS karena Ali bukan berasal dari akademi di sana.

Ali Imron sendiri berlatih Bom Bali I ketika mengikuti akademi militer mujahidin afganistan.

A
Bom Sarinah (TRIBUNNEWS)

Saat ini Ali Imron merupakan sasaran utama dari ISIS.

"Saya ini merupakan musuh utama dari ISIS, karena saya dianggap penghianat, tapi saya tidak takut," kata terpidana Bom Bali I tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved