Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jelang Sriwijaya FC Vs PSIS Semarang - Misi Berat Laskar Mahesa Jenar

PSIS Semarang dihadapkan dengan misi berat kala menantang tim bertabur bintang, Sriwijaya FC

Ist
Skuat PSIS Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - PSIS Semarang dihadapkan dengan misi berat kala menantang tim bertabur bintang, Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke sepuluh Liga 1, Selasa (22/5) malam.

PSIS yang saat ini terseok-seok di papan bawah klasemen berhasrat mencuri poin agar bisa keluar dari zona degradasi.

Hingga pekan kesepuluh, total, PSIS sudah menelan lima kekalahan, dan bercokol di posisi 17 klasemen dengan raihan delapan poin. Jika gagal mendulang poin, posisi PSIS bisa turun ke posisi terakhir klasemen, yang saat ini dihuni Arema FC. Sebab, perolehan poin PSIS dan Arema hanya berjarak dua poin saja.

Disisi lain, PSIS wajib mendulang poin dari Sriwijaya, guna membalas kritikan setelah di dua laga terakhir, PSIS kalah dari Barito Putera dan PS Tira.

Inilah yang ditekankan pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese, agar skuatnya bisa bangkit dari keterpurukan.

Menghadapi Sriwijaya, salah satu aspek yang ia benahi yakni sisi psikologis pemainnya yang dalam dua laga terakhir mengalami kekalahan berturut-turut.

Meski demikian, ia mengatakan dari sisi mental, tidak mengalami penurunan total, karena sebenarnya PSIS bermain baik. Terutama saat menghadapi PS Tira.

"saya berbica mengenai psikologis, karena kami baru saja kalah. Satu melawan Barito, satu melawan PS Tira. Pemain saya sebenarnya bermain bagus, tapi kami kalah. Jadi tentu kami sangat kesal dengan situasi ini. Kami bermain baik di dua laga terakhir, tapi kami kalah, kami memberi nol poin dan kami kemasukan enam gol," kata Vincenzo, Senin (21/5/2018).

Vincenzo menambahkan, laga menghadapi Sriwijaya, timnya menganggap layaknya sebagai sebuah partai final, dan tetap menargetkan poin penuh.

"Persiapan kami buat besok, kami menganggapnya sebagai sebuah laga final karena kami ingin menunjukkan kami bersemangat dan kami ingin menunjukkan PSIS tim bagus," paparnya.

"Saya tidak pernah dengar ada pelatih di dunia yang ingin timnya kalah. Tentu saja target kami tetap tiga poin, semua pelatih di dunia saya rasa ingin selalu menang," kata pelatih asal Italia ini.

Menghadapi Sriwijaya FC, kemungkinan Vincenzo akan melakukan beberapa rotasi dan strategi yang berbeda dari sebelumnya.

Hal itu lantaran beberapa pemin inti Mahesa Jenar tidak diikutkan ke Palembang, seperti Jandia Eka Putra, Akhlidin Israilov, Komarodin, yang memang sengaja ditinggal, dan Muhammad Yunus yang tengah dalam proses pemulihan cedera serta Bayu Nugroho yang terkena hukuman larangan bermain karena akumulasi kartu kuning.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved