Lahar Terlontar Sebesar Kulkas, Seorang Pria Jadi Korban Pertama Letusan Gunung Api di Hawaii

Letupan yang disebabkan aliran panas lahar tersebut bisa melontarkan material lahar hingga sebesar kulkas.

Editor: m nur huda
METRO.co.uk / EPA
Aliran besar lahar bergerak cepat menuju permukiman, menghancurkan apa pun yang ada di depannya. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pria dilaporkan menjadi korban pertama yang mengalami luka serius akibat bencana letusan gunung api Kilauea di Pulau Besar, Hawaii.

Pria tersebut, yang tidak diungkapkan identitasnya, mengalami luka bakar serius setelah sebuah letupan lahar melontarkan bongkahan yang mendarat tepat dikakinya.

Saat kejadian, pria itu tengah duduk di balkon rumahnya.

Akibat insiden itu dia mengalami cidera dan luka bakar parah pada salah satu kakinya.

Erupsi Gunung Kilauea kali ini dilaporkan menjadi yang terburuk. Belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun banyak warga terjebak setelah aliran lahar panas menutup rute pelarian.

Letupan yang disebabkan aliran panas lahar tersebut bisa melontarkan material lahar hingga sebesar kulkas.

Mengutip Metro.co.uk, hampir 2.000 orang telah diungsikan, meninggalkan rumah mereka, saat sebanyak 40 bangunan di Pulau Besar terdampak letusan gunung api.

Laporan pihak berwenang menyebut situasi yang terus memburuk memaksa ribuan warga lainnya terpaksa dilarikan menjauhi aliran besar lahar yang mulai menuju jalan-jalan utama dan mengancam jalur evakuasi.

Aliran lahar panas yang mencapai samudera juga menimbulkan ancaman lain berupa gumpalan gas beracun.

"Ketika lahar cair menyentuh air laut kemungkinan terjadi reaksi kimia yang dapat membentuk gas berbahaya yang mengandung asam hidroklorida dan partikel kaca yang sangat kecil," kata Badan Survei Geologi AS (USGS) dalam laporannya.

"Terpapar sedikit saja akan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata serta kesulitan bernapas," tambahnya.

Ahli geologi juga memperingatkan tentang aliran lahar yang tidak dapat diprediksi. Warga pun diwajibkan mematuhi setiap peringatan dari petugas.

"Situasi yang terjadi saat ini sangat dinamis dan selalu berubah," kata Carolyn Parcheta, ahli geologi dari USGS.

Dia memperingatkan risiko aliran lahar yang dapat membahayakan kawasan permukiman utama, di mana lahar telah sampai di sisi timur Lanipuna Gardens.

"Ini skenario terburuk yang paling saya khawatirkan, saat orang-orang kemungkinan terjebak," kata Carolyn.

Salah seorang warga, Dona Mueller, mengaku menyaksikan aliran lahar panas yang berwarna merah menyala telah muncul dan melalui kawasan di depan rumahnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kena Lahar, Seorang Pria Jadi Korban Pertama Letusan Gunung Api di Hawaii

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved