Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Pjs Bupati Tegal Beri Pesan Lewat Pantun

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
foto saat upacara, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110, di Halaman Belakang Kantor Pendopo Bupati Tegal, Senin (21/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110, di Halaman Belakang Kantor Pendopo Bupati Tegal, Senin (21/5/2018).

Dalam hal ini, Pjs Bupati Tegal Sinoeng N. Rachmadi menyampaikan, sejalan dengan Nawacita butir kelima Kabinet Presiden Joko Widodo yakni berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.

Sinoeng menuturkan, melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pihaknya ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan kapasitas sumber daya manusianya.

Ia menyebut, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2018 ini bertemakan “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital”.

Menurut Sinoeng, hal tersebut harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia.

“Untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang. Supaya meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri,” kata Sinoeng kepada Tribunjateng.com, Senin (21/5/2018).

Lebih lanjut, ia menambahkan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia harus diletakkan dalam konteks pemerataan kewilayahan.

Sinoeng juga mengajak seluruh peserta upacara untuk bersama-sama menjauhkan dunia digital dari konten-konten negatif.

“Pikulan satu dipikul bedua, rapat-rapat seperti biji timun suri. Artinya, kita harus menjaga persatuan dalam memecahkan masalah, harus berbagi beban yang sama, merapatkan barisan, jangan sampai terpecah-belah. Demikian juga, dalam konteks menghadapi digitalisasi ini,” imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved