Penemuan Mayat

Pria Ini Diantar Orang ke Masjid Bilangnya mau Dijemput Lagi, Keesokannya Meninggal Dunia

Pria Ini Diantar Orang ke Masjid Bilangnya mau Dijemput Lagi, Keesokannya Meninggal Dunia. Yang janji akan jemput tak kunjung tiba.

Pria Ini Diantar Orang ke Masjid Bilangnya mau Dijemput Lagi, Keesokannya Meninggal Dunia
tribunjateng/humas polres klaten
Seorang pria tanpa identitas didapati warga telah meninggal dunia di kompleks Masjid Az-zuman, Desa Jambukulon, Ceper, Klaten Senin (21/5/2018) Pagi. 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Seorang pria tanpa identitas didapati warga telah meninggal dunia di kompleks Masjid Az-zuman, Desa Jambukulon, Ceper, Klaten Senin (21/5/2018) Pagi.
Pada jazad korban tidak ditemukan identitas apapun, sehingga jenazahnya tidak bisa dikenali.

Korban diperkirakan berumur sekitar 40 tahun, dengan perawakan sekitar 160 cm dan rambut keriting beruban.

Budi prasetyo (23), salah seorang pengurus Masjid, menyampaikan bahwa sehari sebelumnya, Minggu (20/5/2018) sekitar pukul 11.30 wib korban diketahui datang ke masjid Azzuman dengan di antar temannya, kemudian ditinggal dan akan dijemput hari Senin tanggal 21 Mei 2018 sore hari.

Sebelumnya korban terlihat mengikuti kegiatan di masjid yaitu salat berjamaah dan buka puasa serta salat tarawih.

Selanjutnya pada Senin pagi, saat akan dilaksanakan salat subuh, korban tidak turut serta dengan alasan sedang sakit.

Pengurus Masjid pun selanjutnya berinisiatif untuk mengantarkan korban ke Puskesmas terdekat, namun saat akan diupayakan perawatan, korban telah meninggal dunia.

Salah seorang saksi mata selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polsek Ceper.

Polisi tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP.

Kapolsek Ceper, AKP Ismail menyatakan bahwa dari hasil olah TKP, tidak ditemukan luka-luka tanda kekerasan.

Dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Pemeriksaan pun telah dilakukan bersama tenaga medis Puskesmas Ceper.

“Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD Soeradji Tirtonegoro Klaten, kami akan berupaya menemukan identitas korban untuk mengetahui siapa keluarganya” tutur Ismail. (tribunjateng/humas polres klaten)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved