FOTO-FOTO Warga Jeruksari Hidup dalam Genangan Rob Berhari-hari, Salat pun di Atas Kursi

Tampak genangan selutut itu mengganggu aktivitas warga. Terlebih lagi, ketersediaan air bersih dan obat-obatan sangat terbatas.

FOTO-FOTO Warga Jeruksari Hidup dalam Genangan Rob Berhari-hari, Salat pun di Atas Kursi
tribunjateng/budi susanto
Warga salat di atas kursi karena genangan rob tinggi. Permukiman Kelurahan Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan sudah 17 hari terendam banjir rob, Selasa 22 Mei 2018. 
Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5).
Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5). (tribunjateng/budi susanto)

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Fakta menyedihkan tergambar di permukiman Kelurahan Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan yang sudah 17 hari terendam banjir rob. Bahkan ketinggian banjir rob di Jeruksarisudah setinggi lutut orang dewasa. Praktis hari-hari kegiatan warga dalam suasana basah bawah.

Selasa (22/5) Tribunjateng.com mengunjungi lokasi tersebut.

Tampak genangan selutut itu mengganggu aktivitas warga. Terlebih lagi, ketersediaan air bersih dan obat-obatan sangat terbatas.

Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5).
Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5). (tribunjateng/budi susanto)

Sumi (60), warga RT 06 RW 06 Jeruksari, mengatakan, hampir 17 hari pemukiman terendam. Hal itu memaksa ratusan warga mengungsi di kantor Kecamatan Tirto.

"Sudah dua pekan lebih pemukiman terendam, walaupun wilayah kami sering dilanda rob, tapi tidak separah kali ini," ujar Sumi.

Dia menambahkan, dampak terparah berada di Jeruksari yang terletak di pinggir pantai. "Kalau sisi utara sampai sedada orang dewasa. Kapan air surut? Kami menderita kalau seperti ini. Kami tidak bisa apa-apa," jelasnya.

Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5).
Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5). (tribunjateng/budi susanto)

Sementara itu Lurah Jeruksari, Kuswanto menerangkan, 99 persen wilayah Jeruksari terendam. "Ada 2.139 kepala keluarga di Jeruksari semuanya terdampak rob dan banjir, sedangkan yang berada di pengungsian berjumlah 200 orang," tuturnya.

Kuswanto menambahkan, air selalu bertambah tinggi memasuki pukul 12.00. Hal tersebut membuat warga waswas. "Keadaan seperti ini terus, dan akhir-akhir ini semakin parah. Yang paling parah ada di RW 07," tambahnya.

Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5).
Air mengepung pemukiman di Kelurahan Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/5). (tribunjateng/budi susanto)

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, yang meninjau genangan di Jeruksari mengatakan, Pemkab akan membantu ribuan masyarat yang terdampak rob.

"Banjir rob di Jeruksari sudah terjadi sejak 2008, namun dampak terparah terjadi di 2018 ini. Karena ketinggian air naik secara signifikan ditambah angin kencang," tuturnya. (tribunjateng/cetak/bud)

Penulis: budi susanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved