Ingin Dapatkan Beasiswa Bidikmisi UIN Walisongo Semarang? Begini Informasinya

Mungkin itu yang dipertanyakan sebagian calon mahasiswa baru (maba) atau masyarakat.

Ingin Dapatkan Beasiswa Bidikmisi UIN Walisongo Semarang? Begini Informasinya
kampussaja.com
uin walisongo

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mengapa pada beberapa jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) yang telah dan sedang dilaksanakan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, tidak melekat untuk pendaftaran seleksi penerimaan beasiswa Bidikmisi?

Mungkin itu yang dipertanyakan sebagian calon mahasiswa baru (maba) atau masyarakat.

Secara umum, konsep pendaftaran seleksi penerimaan beasiswa bidikmisi yang dilaksanakan UIN Walisongo Semarang berbeda dengan perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Walisongo Dr Musahadi kepada Tribunjateng.com, Selasa (22/5/2018) kemarin.

“Model seleksinya kami tidak secara langsung diintegrasikan dengan jalur penerimaan mahasiswa baru. Itu sudah kami terapkan di beberapa tahun terakhir ini,” kata Musahadi.

Menurutnya, seleksi tersebut bakal dilakukan setelah proses SPMB dari seluruh jalur telah selesai dilaksanakan. Atau secara mudahnya adalah di kala mereka sudah masuk atau di awal perkuliahan di UIN Walisongo Semarang.

“Ada dua tahap seleksi yang kami laksanakan. Yakni seleksi administrasi dan seleksi prestasi kemudian tes wawancara.

Adapun pembagian kuotanya kami lakukan secara proposional berdasarkan jumlah mahasiswa di tiap program studi (prodi),” jelasnya.

Musahadi berpendapat, melalui jalur apapun baik itu SNMPTN, SBMPTN, SPANPTKIN, ataupun Ujian Mandiri UMPTKIN, seluruhnya memiliki kesempatan yang sama. Karena itu, seleksi itu dimulai ketika mereka mulai jalani aktivitas perkuliahan.

Berkait hal itu, lanjutnya, pada tahun akademik 2018/2019 ini, UIN Walisongo memperoleh jatah atau kuota beasiswa bidikmisi dari Pemerintah Pusat sebanyak sekitar 130 beasiswa. Dan karena terbatasnya kuota yang diperoleh, pihaknya akan selektif.

“Kemungkinan akan bertambah. Atau mungkin nanti kouta yang akan kami terima untuk mereka --mahasiswa-- bisa mencapai sekitar 250. Tahun lalu (2016) kami peroleh sekitar 163 beasiswa bidikmisi,” jelasnya. (dse)

Penulis: deni setiawan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved