KASUS NARKOBA

Aan Mengaku Diupah Rp 2 Juta untuk Sekali Ambil Paketan Sabu

Pria yang berlaku sebagai kurir itu ternyata juga seorang residivis kasus narkotika. Warga Salatiga tersebut sebelumnya

Aan Mengaku Diupah Rp 2 Juta untuk Sekali Ambil Paketan Sabu
tribunjateng/hermawan handaka/dok
Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo gelar perkara 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aan (39) hanya tertunduk saat dihadirkan dalam Press Release pengungkapan pengendalian peredaran narkotika jenis sabu dari dalam lapas di Kantor BNNP Jateng Jalan Madukoro Blok BB, Semarang, Kamis (24/5/2018).

Pria yang berlaku sebagai kurir itu ternyata juga seorang residivis kasus narkotika. Warga Salatiga tersebut sebelumnya pernah dihukum selama 4,5 tahun namun kini kembali tertangkap dengan kasus yang sama.

Kepada awak media ia mengaku kembali terjerumus untuk mengedarkan barang haram tersebut karena tidak memiliki pekerjaan lain untuk menopang kebutuhan sehari-hari.

"Sekali ngambil paket dapatnya Rp 2 juta, tinggal ngambil nanti dijual ngecer sesuai yang pesan, bayarnya nanti ditransfer," terang pria yang di tangannya penuh tatto tersebut.

Setelah lepas dari tahanan tahun 2017 lalu ia mengaku sudah 37 kali mengambil paket di Semarang untuk kemudian diedarkan di daerah Salatiga. Paket itu ia ambil dari seseorang yang tidak ia kenal di Kota Semarang.

"Ya saya diarahkan sama teman saya yang di penjara di Ambarawa, nanti ketemuan di mana orangnya pakai baju apa didikte," terang Aan. Oleh karena itu ia tidak pernah tahu siapa orang yang ditemui.

Menurutnya, ia hanya berjumpa di jalan. Menyerahkan sabu dan sudah kemudian pergi ke tujuan masing-masing. Beruntung petualangan transaksi gelapnya tercium petugas BNNP Jateng.

Gerak-geriknya yang telah diintai kemudian diringkus saat akan kembali ke Salatiga setelah mengambil paket. "Dia kami ringkus kemarin Selasa sekitar pukul 22.45 malam saat berhenti di lampu lalulintas Jalan Pahlawan Semarang," ucap Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru.

Saat petugas membongkar tas pinggangnya didapati bungkusan berisi sabu seberat 105 gram. Selain menangkap Aan BNNP juga berhasi membongkar pengendali peredaran sabu dari dalam lapas yang dilakukan oleh napi berinisial UUP. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved