Mudik Lebaran 2018

BPBD Kudus wanti-wanti Warga yang Tiggalkan Rumah Saat Lebaran

BPBD Kudus mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus agar lebih berhati-hati dan teliti saat meninggalkan rumah pada lebaran nanti.

BPBD Kudus wanti-wanti Warga yang Tiggalkan Rumah Saat Lebaran
tribunjateng/raka f pujangga
Ilustrasi perumahan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – BPBD Kudus mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus agar lebih berhati-hati dan teliti saat meninggalkan rumah pada lebaran nanti.

Selain rawan menjadi sasaran tindak kriminal, rumah kosong juga rawan terjadi kebakaran.

Kepala BPBD Kudus Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, potensi kebakaran terhadap rumah yang sepi paling banyak terjadi karena faktor lalai terhadap jaringan listrik. Dia mencontohkan, sekeluarga pergi namun ada alat elektronik yang belum dimatikan.

“Adanya aliran listrik, kemudian didukung dengan hawa kering dan cuaca panas. Itu yang biasanya membuat rumah-rumah kebakaran saat ditinggalkan. Khususnya rumah yang usianya sudah cukup tua,” kata Bergas saat ditemui di kantornya, Kamis (24/5/2018).

Faktor lain pneyokong terjadi kebakaran rumah saat ditinggal pemiliknya selain faktor lalai, ada juga yang disebabkan oleh faktor teknis. Misalnya, kabel yang digunakan pada isntalasi listrik di suatu rumah belum memenuhi standar.

Atau penyebab lain karena jalur pada jaringan listrik yang sedikit. Sehingga arus menjadi bertumpukan yang sering menyebabkan korsleting.

Untuk mengantisapinya, Bergas melanjutkan, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara berkala terhadap jaringan listrik di rumahnya masing-masing. Selain itu, ketika hendak mudik juga melakukan pengecekan satu persatu terhadap stop kontak dan jaringan listrik yang masih hidup lainnya.

“Sebenarnya kebakaran pada rumah tidak ada kaitan langsung dengan momen lebaran. Tapi lebih dipengaruhi human eror dan cuaca panas. Namun, kami tetap mengimbau agar warga lebih hati-hati dan tidak ceroboh sebelum meninggalkan rumah,” katanya.

Sementara dari data yang dihimpun BPBD Kudus, sepanjang 2018 terdapat delapan kali kebakaran.

“Bulan April menjadi yang terbanyak, karena ada empat kali kejadian kebakaran di Kudus,” katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved