Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Batang : Tiga Hal Ini Harus Diperhatikan Situasinya Saat Lebaran

Bupati Batang Wihaji mengatakan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan dan dijaga situasinya saat lebaran.

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang, Wihaji saat menyampaikan amanat kepada seluruh jajaran pimpinan Kabupaten Batang dalam rapat koordinasi jelang lebaran, di Aula Kantor Bupati, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani.

TRIBUNJATENG.COM, BATANG- Menjelang lebaran Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan rapat koordinasi untuk persiapan menghadapi lebaran tahun 2018.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Batang Wihaji mengatakan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan dan dijaga situasinya saat lebaran.

Tigal hal tersebut yaitu, kemanan dan ketertiban, ketersediaan dan harga pokok kebutuhan, serta kelayakan mudik.

“Pemerintah harus menjamin tiga hal pokoo itu, agar masyarakat bisa berlebaran dengan nyaman, aman dan kondusif,” tutu Wihaji pada jajarannya, Kamis (24/5/2018).

Ia mengatakan bahw tidak hanya kenaikan harga pangan dan kebutuhan masyarakat, saat mendekati lebaran angka kriminalitas pun akan meningkat, oleh karena itu harapannya dari TNI dan Polri beserta instansi pemerintah dan ormas untuk dapat meminimalisir angka kriminalitas tersebut.

"Saya harap Ketersediaan bahan pokok harus terjaga begitu juga LPG jangan sampai tidak ada, yang selanjutnya ketersediaan sembako hingga H+7 lebaran dan harga dapat terkendalikan dengan baik, yang tidak kalah penting yaitu keamanan karena mendekati lebaran biasanya kriminalitas meningkat sehingga saya harap pihak keamanan bisa saling bersinergi guna menciptakan wilayah yang kondusif dan aman," ujarnya.

Wihaji juga menegaskan untuk kelayakan arus mudik jalur Pantura maupun jalan tol, untuk Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit menyiapkan pelayanan kesehatan di posko – posko yang telah di tentukan.

“ Nanti akan saya siapkan posko – posko mudik lebaran baik di jalur pantura maupun jalur tol sebelum lebaran atau H-10 lebaran,” ujarnya.

Ia juga memerintahkan Dinas Perhubungan untuk menyiapkan rambu-rambu yang banyak pada titik rawan kecelakaan agar mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan juga menyiapkan rekayasa lalu lalulintas dan memasang rambu-rambu sekaligus untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Batang.

"Rambu-rambu lalu lintas sangat penting, terlebih ini di jalur pantura yang menjadi jalur para pemudik, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Rambu-rambu juga bisa dipasang arah untuk ke pariwisata yang sekaligus sebagai promosi wisata kita," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved