Psikolog Minta Remaja Ancam Presiden Jokowi Harus Dihukum Agar Ada Efek Jera

Psikolog & Sexpert, Elizabeth Santosa, menanggapi video berisi aksi pengancaman seorang pemuda berinisial RJT

Psikolog Minta Remaja Ancam Presiden Jokowi Harus Dihukum Agar Ada Efek Jera
ISTIMEWA
Pemuda Hina dan Ancam Tembak Kepala Jokowi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Psikolog & Sexpert, Elizabeth Santosa, menanggapi video berisi aksi pengancaman seorang pemuda berinisial RJT (16) kepada Presiden Joko Widodo.

Video pengancaman RJT terhadap Presiden Joko Widodo sempat viral di media sosial.

Menurutnya, anak umur 16 tahun masih dalam kelompok remaja yang seharusnya masih dalam pengawasan orang tua atau pengasuh.

"Dibilang salah pasti salah, karena ada hukum-hukumnya. Tapi karena dia masih di bawah umur, tentunya kesalahan terbesar itu dibebankan kepada orang tua atau pengasuh yang dianggap lalai dalam mendidik anaknya," ujar Elizabeth saat dikonfirmasi Warta Kota, Kamis (24/5/2018).

Namun bukan berarti RJT tidak mendapat hukuman.

Dia harus belajar bertanggung jawab dan menyelesaikan apa yang telah diperbuatnya agar jera dan bisa menjadi pelajaran untuk orang lain.

"Konsekuensinya macam-macam, bisa mendapat teguran. Nah tergantung siapa yang menegur, bisa aparat, pemuka agama atau siapapun yang berkaitan dan relevan dengan kasus ini," katanya.

Dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) Pasal 263 ayat (1) yang berisi bahwa setiap orang di muka umum menghina presiden atau wakil presiden akan dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Kategori IV.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved