Ratusan Wargaa Binaan Lapas Kelas II A Pekalongan Tak Mau Dievakuasi dan Memilih Bertahan

Pihaknya menambahkan para narapidana yang masih bertahan di dalam lapas hingga kini dipantau oleh pihak keamanan bersenjata lengkap

Ratusan Wargaa Binaan Lapas Kelas II A Pekalongan Tak Mau Dievakuasi dan Memilih Bertahan
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Proses evakuasi warga binaan Lapas Kelas II A Pekalongan dikawal petugas bersenjata lengkap, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - 61 warga binaan akhirnya berhasil dievakuasi oleh pihak Lapas Kelas II A Pekalongan, dibantu Polres Pekalongan Kota dan jajaran Kodim 0710, Kamis (24/5/2018).

Dikatakan PLT Kalapas Kelas II A Pekalongan Bowo Ika Sutomo, 150 narapidana awalnya akan dievakuasi ke Rutan Rawabelong Batang dan Kali Lohji namun beberapa wargaa binaan menolak dan bertahan di dalam lapas.

"Total keseluruhan ada 769 dan yang dievakuasi 61 orang ke Rutan Rawabelong Batang, karena kondisi di dalam lapas juga terendam air setinggi lutut orang dewasa. Bahkan semua sarana dan prasarana tak luput dari air baik perkantoran dan tempat tidur para narapidana," ujarnya.

Pihaknya menambahkan para narapidana yang masih bertahan di dalam lapas hingga kini dipantau oleh pihak keamanan bersenjata lengkap.

"Para narapidana kini berada di area hunian lapas, namun kami dibantu oleh petugas yang berjaga untuk mengawasi para narapidana," jelasnya.

Bowo menerangkan selain tergenang air, tembok sisi barat lapas juga roboh sepanjang 40 meter.

"Kami berharap air segera surut dan warga binaan lapas dalam kondisi baik," paparnya.

Pantauan Tribunjateng.com di lokasi, Lapas Kelas II A memiliki 5 blok dan seluruhnya direndam air, dan alat elektronik guna mendata narapidana tidak bisa difungsikan. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved