Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Duh, Diduga Waria Tipu Driver Ojol Rp 720 Ribu

Usai mendapat pesanan untuk membelikan 2 sweater Rp 719.800 di Kota Casablanca, Jakarta, uangnya malah tidak diganti.

Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
GOOGLE
Struk belanja sweater dan foto profil yang dipajang si penipu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM- Maraknya gaya hidup serba modern membuat sebagian orang memilih menjalani gaya hidup praktis.

Salah satu contohnya ialah belanja online dengan aplikasi 'Go Shop'.

Yakni aplikasi yang menyuruh pengemudi ojek 'Go Shop' untuk membelikan sesuatu dengan menggunakan uang mereka terlebih dahulu.

Tentu applikasi tersebut memiliki resiko tinggi bagi sang pengemudi.

Bisa saja order yang dilakukan pelanggan adalah order fiktif alias palsu, atau bahkan uang belanjanya tidak diganti.

Seperti yang dialami oleh seorang pengemudi asal Jakarta, pada Kamis (24/5/2018) lalu.

Usai dirinya mendapat pesanan untuk membelikan 2 buah sweater seharga Rp 719.800 di salah satu gerai busana Kota Casablanca, Jakarta, uangnya malah tidak diganti.

Sebelumnya, antara pengemudi dengan pembeli keduanya sempat bertemu.

Sang pembeli  tak lain adalah seorang banci yang mengaku tidak membawa uang cash, sehingga dirinya harus melakukan transaksi via ATM.

"Ketemuan di pintu keluar motor, nunggu 5 menit datang lah dan ternyata yang datang itu banci tapi pas di telephone  suara cewek.

Si customer ini ternyata banci, bilang tidak ada uang cash dan akan membayarnya melalui transfer.

Saya fikir tidak apa-apa lah masuk ke rekening uang nya. Saya kasih rekening nya dan customer mulai ketik di hp nya. Enggak lama saya liat hp nya bener ada nama dan rekening saya.

Lalu customer langsung ambil hp nya dan pergi dan hanya bilang nanti saya kirim lewat WA struknya.

Pas disitu pikiran udah enggak enak. Eh bener pas ke atm ternyata enggak masuk uang nya dan saldo masih tetep seperti semula.

Telephone tu cs yg di aplikasi gojek eh malah di blokir nomor saya," tulis pengguna Facebook Artur Fathur menceritakan pengalaman sial yang dialami oleh sang adiknya ke media sosial.

                                                         

Sebelum diblokir, pengemudi sempat mengirim pesannya kepada banci atas nama Rairi itu.

"Ini saya cek belum masuk dan enggak ada struk m bankingnya. Tolong banget.

Saya berani sumpah belum masuk di rekening saya.

Ini saya orderan belum diselesaikan, karena saya ridak ada uang lagi buat belanja.

Saya sudah bolak-balik ATM tidak masuk," pesan sang pengemudi.

Namun oleh customer bernama Rairi tersebut, hanya dibalas dengan kalimat sebatas 'udah pak', tanpa menyertakan bukti apapun.

Setelah itu nomor Rairi tidak bisa lagi dihubungi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved