Breaking News:

Cerita Seorang Nelayan Terjebak 10 Jam di Lautan Enceng Gondok Rawapening

Warga dibantu regu penyelamat kemudian menyisir jembatan Biru, Dermaga Sumurup, Desa Asinan, Kecamatan Bawen.

Editor: m nur huda
wisatalagi
Rawapening 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang nelayan bernama Ahmadun (55), warga Dusun Kelurahan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, sempat dinyatakan hilang di Danau Rawapening, Minggu (27/5/2018).

Warga dibantu regu penyelamat kemudian menyisir jembatan Biru, Dermaga Sumurup, Desa Asinan, Kecamatan Bawen.

"Kami menerima informasi jam 18.45 WIB, dan langsung kami kondisikan regu penyelamat," ujar kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto, Senin (28/5/2018) siang.

Berdasarkan data yang dihimpun, Ahmadun pergi mencari ikan pada Minggu sekitar pukul 07.00 WIB, namun hingga menjelang buka puasa yang bersangkutan tak kunjung pulang.

Keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke warga lainnya dan dilakukan pencarian.

"Karena keterbatasan alat, sekitar pukul 18.45 WIB warga meneruskan informasi ke kepolisian dan Tim SAR. Oleh Tim SAR dilanjutkan assesment ke lokasi," ujarnya.

Sekitar setengah jam kemudian, regu penyelamat yang terdiri dari SAR Buser, BPBD, Baguna, IOF, RAPI, Banser sampai di dermaga Jembatan Biru Sumurup untuk menyusul tim pencari dari warga dan nelayan setempat.

Namun upaya pencarian terhadap Ahmadun sempat terhambat pulau eceng gondok yang ada di tengah rawa.

"Sebagian personel menuju rumah korban dan sebagian menyisir di sungai Desa Kesongo," lanjutnya.

Sekitar pukul 21.30 WIB sebelum regu penyelamat mencapai titik pencarian, tim mendapatkan informasi bahwa Ahmadun sudah bisa diselamatkan oleh nelayan dalam kondisi selamat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved