Masyarakat Terdampak Rob Pekalongan Diimbau Waspadai Bakteri Leptospira

Tim kesehatan dari berbagai rumah sakit di Kota dan Kabupaten Pekalongan, siaga 24 jam sejak Rabu (23/5/2018) lalu

Masyarakat Terdampak Rob Pekalongan Diimbau Waspadai Bakteri Leptospira
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Lapas Kelas IIA Pekalongan nampak tertutup rapat pasca pemindahan dua narapidan teroris ke Lapas Kedungpane Kota Semarang dan Kendal, Senin (28/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tim kesehatan dari berbagai rumah sakit di Kota dan Kabupaten Pekalongan, siaga 24 jam sejak Rabu (23/5/2018) lalu, untuk melayani para pengungsi dan masyarakat terdampak rob di Kota Pekalongan.

Adapun dua posko kesehatan disiapkan yang terletak di GOR Jatayu dan Kantor Kecamatan Pekalongan Utara.

Dengan armada lengkap dan petugas medis tim kesehatan juga mendatangi lokasi-lokasi pengungsian.

Dikatakan Dokter Muhammad Zulham Faza yang berjaga di posko kesehatan GOR Jatayu, masyarakat harus waspada terhadap bakteri Leptospira dari kotoran binatang terutama air kemcing tikus.

"Masyarakat terdampak rob harus selalu menjaga kebersihan, jika tidak bisa terserang penyakit Leptospirosis dari bakteri Leptospira," jelasnya, Rabu (30/5/2018).

Ia menjelaskan bakteri Leptospira ada di kotoran ataupun air kencing tikus yang kerap menyerang saat terjadi rob ataupun banjir.

"Gejala awalnya hanya demam selama satu hingga tiga hari, setelah itu selaput mata menguning dan semakin parah jika didiamkan, bahkan bisa mengancam jiwa manusia," paparnya.

Untuk itu, Dokter Faza menghimbau jika masyarakat terdampak rob mulai terserang deman segera melapor ke petugas kesehatan yang berjaga ataupun yang berkeliling di lokasi bencana.

"Karena harus segera ditangani jangan sampai terlambat, yang paling penting masyarakat harus menjaga kebersihan walaupun saat terjadi bencana," imbuhnya.

Ia juga menerangkan dari Rabu (29/5) pukul 21.00 WIB, hingga kini tim kesehatan yang berjaga di GOR Jatayu telah menangani tiga orang yang terserang gatal-gatal, batuk dan flu.

"Hari ini hanya itu, untuk penyakit lain belum ada, apapun keluhan masyarakat terkait kesehatan akan kami tangani. Karena kami dibantu pihak Rumah Sakit Bendan, Al Kharomah, Junet dan Puskesmas yang ada di Kota Pekalongan untuk memantau kesehatan masyarakat terdampak rob," timpalnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved