Pantau Harga, Wali Kota Salatiga Ingatkan Pedagang Perihal Hukum Pasar
Wali Kota Yuliyanto melakukan pemantauan harga jelang bergulirnya perayaan Idul Fitri yang tinggal dua minggu lagi
Penulis: ponco wiyono | Editor: muslimah
Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Wali Kota Yuliyanto melakukan pemantauan harga jelang bergulirnya perayaan Idul Fitri yang tinggal dua minggu lagi.
Pasaraya 1 Salatiga menjadi tempat pertama yang disambangi Yuliyanto beserta rombongan, pada Rabu (30/5/2018).
Dalam kesempatan itu, diketahui jika harga bahan kebutuhan pokok cenderung stabil.
Kepala Dinas Perdagangan Ardiantara mengatakan, sembako yang naik sejauh ini baru cabai teropong yang satu kilogramnya naik beberapa ribu rupiah.
"Cabai teropong sekarang Rp 40 ribu sekilo, sebelumnya rata-rata Rp 35 ribu," jelas Ardiyantara.
Cabai jenis lain seperti cabai rawit merah dihargai Rp 22 ribu sekilo, dan cabai rawit hijau dijual Rp 18 ribu sekilo. Cabai keriting merah dibanderol Rp 2 ribu per kilo, dan bawang putih dihargai Rp 25 ribu per kilo.
"Harga telur, beras dan bawang putih cenderung turun Telur kini Rp 22 ribu, beras sekarang Rp 11 ribu, dan bawang merah sekarang Rp 24 ribu," lanjut Ardiyantara.
Khusus beras, Kepala Dinas Perdagangan mengatakan stok yang tersedia untuk masyarakat Kota Salatiga bisa memenuhi kebutuhan pasar sampai bulan September.
Wali Kota sendiri menyampaikan, tren harga sembako sejauh ini masih terbilang normal ini bisa pertahankan. menurutnya, pedagang yang bandel dengan nekat menaikkan harga bakal terkena "hukum pasar".
"Pedagang yang nekat menaikkan harga bisa tidak laku dagangannya, sebab konsumen akan mencari penjual yang menjual lebih murah," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/walikota-salatiga-yuliyanto_20180530_114902.jpg)