Liputan Khusus

Wisata Selfie Jangan Jadi Ajang Aji Mumpung

Tren wisata selfie merupakan hal positif yang patut disyukuri. Itu bagus sekali, hal yang positif

tribunjateng/dok
LIPUTAN KHUSUS 

Reny menuturkan, Kota Semarang cukup bagus dalam menggarap kampung tematik. Dengan kampung tematik, masyarakat yang semula tak sadar akan potensi wisata di sekitarnya bisa turut tergugah. "Menumbuhkan kesadaran masyarakat itu penting," paparnya.

Pendampingan

Ia pun mendorong pemerintah terus memberi pendampingan dan pelatihan kepada pokdarwis, agar bisa terus berinovasi dan berkreasi.

Sehingga, harapannya ke depan kunjungan wisata ke tempat-tempat tersebut akan berumur panjangan dan kontinyu.

"Dengan begitu, ada multiplier effect, ekonomi masyarakat sekitar turut terongkrak, berkahnya dirasakan banyak orang," tuturnya.

Adapun, pengurus asosiasi perusahaan perjalanan wisata Indonesia atau Associations of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Jateng, Erina Sulung menyatakan, kendati menjadi berkah bagi bisnis perjalanan wisata, untuk mendatangi spot-spot selfie yang diinginkan wisatawan kadang butuh perjuangan.

Sebab, dia menambahkan, tak jarang akses menuju tempat itu sulit dijangkau. "Ini berkaitan dengan akses menuju lokasi serta sarana-prasarana yang belum memadai," jelasnya.

Pihaknya pun berharap ada perhatian dari instansi terkait untuk menjadikan objek wisata selfie lebih aksesibel dan mempunyai sarana-prasana memadai. Hal itu penting agar spot-spot selfie itu menjadi objek wisata yang berkesinambungan, tak hanya ramai sekilas.

Reny berujar, meski punya daya tarik yang cukup bagus, tapi jika tidak aksesibel, tentu akan menurunkan minat masyarakat untuk berkunjung. "Sarana-prasana terkait dengan fasilitas umum juga harus diperhatikan. Pun demikian soal penataan perparkiran juga harus baik," urainya.
Dia menmbahkan, spot selfie akan menjadi objek wisata yang mampu memberikan multiplier effect yang bagus jika dikelola secara tepat.

Diperlukan rencana dan program yang berksinambungan, serta menuntut adanya kreasi dan inovasi, agar masyarakat tak jenuh dengan suguhan yang itu-itu saja.

"Kalau tak ada inovasi dan kreasi baru, lama-lama wisatawan bosan dan akan ditinggalkan. Wisata spot selfie jika digarap serius akan berkembang, dan tentu memberikan efek positif bagi masyarakat," tandasnya. (tribunjateng/cetak/lipsus)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved