Breaking News:

Jenderal Tito Janji Perkuat Kurikulum Pendidikan Calon Polisi

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menegaskan, pihaknya akan memperkuat kurikulum pendidikan bagi calon anggota Polri.

Editor: iswidodo
Tribunnews.com/Jeprima
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian dan Kadiv Humas Polri Irjen Polisi Setya Wasisto saat melakukan konferensi pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (26/5/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menegaskan, pihaknya akan memperkuat kurikulum pendidikan bagi calon anggota Polri.

Pernyataan ini terkait penangkapan seorang polisi di Jambi lantaran diduga terpapar ideologi terorisme, beberapa waktu lalu.

"Yang jelas kami akan memperkuat kurikulum, doktrin kepolisian, itu yang akan kami perkuat," ujar Tito saat dijumpai di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/5).

Penguatan dalam kurikulum dan doktrin itu adalah untuk mencegah masuknya ideologi terorisme ke anggota kepolisian.

Tito mengakui, ideologi terorisme bisa masuk ke siapa saja terlepas dari latar belakang seseorang. Tito mengibaratkan ideologi teror itu seperti narkotika dan bahan berbahaya.

"Sama kayak narkobalah. Dia bisa ke mana-mana. Bisa kena ke polisi, bisa kena ke pejabat, ke artis, mahasiswa, dosen dan lain-lain," ujar Tito.

"Begitu juga dengan ideologi ini, siapa pun yang membaca, kemudian mungkin dia tidak siap, dia akan terkena, termasuk kepada polisi juga, bisa saja terkena," kata dia. (Tribun Jambi/adi/ang/cfa/kcm)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved