Lulusan SMK Visi Media Indonesia Diharapkan Bisa Beradaptasi

Pesan Eko Nugroho MBA, Presiden Direktur Dreamlight World Media dalam acara wisuda SMK VMI ke 5 di Ungaran, Kamis (31/5).

Lulusan SMK Visi Media Indonesia Diharapkan Bisa Beradaptasi
tribunjateng/hermawan endra/ist
Ketua Yayasan VMI Eko Nugroho MBA (tengah) berada di tengah para wisudawaan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mengingat industri media selalu dan terus berubah, maka para lulusan sekolah media seperti SMK Visi Media Indonesia (VMI) harus bisa beradaptasi mengikuti perubahan yang terjadi.

"Mari kita semua beradaptasi dengan tanpa kehilangan visi. Bahwa ternyata visi itu lebih penting dari prestasi," pesan Eko Nugroho MBA, Presiden Direktur Dreamlight World Media dalam siaran tertulis kepada tribunjateng.com saat sambuan acara wisuda SMK VMI ke 5 di Ungaran, Kamis (31/5).

Masih kata Eko Nugroho yang juga Ketua Yayasan SMK VMI itu, wisuda kelulusan sekolah media sebenarnya bukan sebuah akhir, tapi justru menjadi sebuah awal pertarungan di industri media.

Dan lulusan SMK Visi Media Indonesia (VMI) harus memiliki tidak sekadar prestasi tapi yang penting memiliki visi.

Menurut Kepala Sekolah SMK VMI, Anny Purbo Wicahyani, SMK VMI pada tahun pelajaran 2017/2018 meluluskan siswanya 100 persen.

Peserta wisuda ada 23 wisudawan dari jurusan Animasi dan Broadcasting.

Para lulusan ini telah siap mengisi industri media dengan menjadi tenaga terampil, karena selama tiga tahun proses belajar mengajar, mereka telah dilatih (media praktik) untuk memproduksi beberapa program yang ditayangkan televisi nasional.

Dua program itu yaitu "Plesiran" (Indosiar) dan "Detektif Jajanan" (SCTV). Upacara kelulusan diakhiri dengan pelepasan balon warna-warni, yang disaksikan oleh orang tua/wali wisudawan. (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved