Densus 88 Geledah Gelanggang Mahasiswa FISIP Universitas Riau, Temukan Ini
Densus 88 Geledah Gelanggang Mahasiswa FISIP Universitas Riau. Sedikitnya terdapat tiga kantong plastik, sejumlah goodie bag, beberapa tas punggung
TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menyasar kampus Universitas Riau, tepatnya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, di Pekanbaru, terkait dugaan adanya jaringan terorisme. Polisi menyita sejumlah barang dari lokasi penggeledahan tersebut, Sabtu (2/6).
Sedikitnya terdapat tiga kantong plastik, sejumlah goodie bag, beberapa tas punggung, dan ember bekas cat, yang disita petugas. Personel Brimob Polda Riau langsung bergegas membawa barang-barang itu ke mobil Gegana yang siaga di sekitar area penggeledahan.
Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan pada sekira pukul 14.00 WIB. "Iya, kalau Densus 88 pasti (terkait dugaan jaringan terorisme)," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Sunarto, di Pekanbaru, kemarin.
Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan peran Polda Riau dalam penggeledahan itu hanya memberikan pengamanan. Kapolda tidak bersedia membeberkan terkait penggeledahan tersebut, termasuk jumlah pelaku yang diamankan serta barang bukti.
Proses penggeledahan mendapat penjagaan ketat personel Brimob bersenjata lengkap. Gedung yang digeledah tersebut merupakan sekretariat bersama seluruh kelembagaan mahasiswa FISIP. Gedung dua lantai itu bernama Gelanggang Mahasiswa FISIP. .
Garis polisi dipasang mengelilingi areal penggeledahan. Terlihat Kapolresta Pekanbaru dan Direktur Kriminal Umum Polda Riau membantu proses penyisiran isi gedung tersebut.
Dekan FISIP Universitas Riau, Drs Syafri Harto MSi mengaku kaget. "Saya tadi dipesan oleh Pak Rektor, beliau belum dapat memberi keterangan. Kami belum bisa buka (bicara) secara lengkap," katanya.
Ditanya apakah ada yang ditahan, Syafri mengaku belum tahu. "Selama ini tidak ada yang mencurigakan. Makanya kami terkejut semua, sangat-sangat suprise," katanya.
Begitu juga terkait dengan sejumlah barang yang diamankan dirinya juga belum bisa memaparkan. "Saya juga terlambat datang. Selama ini juga tidak ada yang mencurigakan," tambahnya.
Proses penggeledahan itu sendiri menarik perhatian ratusan mahasiswa yang saat itu tengah melakukan aktivitas perkuliahan. Gedung berwarna oranye itu baru saja diresmikan pada 2014 silam. (tribunjateng/cetak/tribunpekanbaru/tim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penggeledahan-di-kampus-universitas-riau_20180603_081437.jpg)