Perusahaan Telat Bayar THR Akan Dikenai Denda

Seluruh perusahaan di Purbalingga wajib membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya, seminggu sebelum lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah.

Perusahaan Telat Bayar THR Akan Dikenai Denda
ISTIMEWA
Bupati Purbalingga Tasdi kunjungi pabrik permen Davos di Purbalingga 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Seluruh perusahaan di Purbalingga wajib membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya, seminggu sebelum lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah.

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2016, besaran THR bagi pekerja atau buruh yang memiliki masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih sebesar satu bulan upah. Sedangkan bagi pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proposional sesuai masa kerja dengan perhitungan masa kerja dibagi 12, dikali satu bulan upah.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Dinnaker Purbalingga, Tukimin mengatakan, sesuai peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 78 tahun 2015, pengusaha yang terlambat membayar tunjangan hari raya keagamaan kepada pekerja buruh akan dikenakan denda.

Denda tersebut sebesar 5 persen dari total tunjangan hari raya keagamaan yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar THR.

" Agar semua perusahaan mematuhi aturan tersebut, kami sudah melakukan pemantauan sejak 21 Mei sampai 5 Juni di seluruh perusahaan di Purbalingga," katanya

Dinaker bekerja sama dengan Serikat Pekerja Indonesia (SPI) Purbalingga dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Purbalingga, dalam memantau pembayaran THR agar tepat waktu dan tepat nilainya.

"Batas maksimal tanggal 7 Juni perusahaan harus sudah membayarkan THR kepada karyawannya, kalau tidak perusahaan akan mendapatkan denda 5 persen. Denda ini nantinya akan diberikan kepada karyawannya," tegasnya.

Manager PT Boyang Industrial, Rocky Junjungan, mengatakan, pihaknya akan memenuhi aturan yang ada, yakni akan membayarkan THR paling akhir H-7. Dengan dibayarkan jauh-jauh hari, karyawan dapat membelanjalannya untuk memenuhi kebutuhannya dalam menghadapi hari Raya Lebaran.

" Semoga bisa bermanfaat dan digunakan sesuai dengan kebutuhannya," ujarnya.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved