Kasus Pencurian

Tas Berisi ATM dan Uang Milik Emha Ainun Najib Dicuri

Empat santri Pondok Pesantren Mizroatul Ulum Desa Damaran, Kecamatan Kota Kudus menjadi korban pencurian.

Tas Berisi ATM dan Uang Milik Emha Ainun Najib Dicuri
tribunjateng/Rifqi Gozali
Polres Kudus tangkap pelaku pencurian di pondok pesantren 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Empat santri Pondok Pesantren Mizroatul Ulum Desa Damaran, Kecamatan Kota Kudus menjadi korban pencurian.

Empat korban tersebut yaitu Kurdi, Achyarie Amrullah, Ahmad Mustofa, dan Emha Ainun Najib.

Barang milik Kurdi yang digasak oleh pencuri yakni sebuah telepon seluler, uang senilai Rp 250 ribu, dan sebuah harddisk. Sementara Achyarie Amrullah kehilangan telepon seluler.

Barang milik Ahmad Mustofa yang digasak yakni sebuah telepon seluler, power bank, ATM, dan tas yang berisi peralatan mandi.

Sedangkan Emha Ainun Najib kehilangan sejumlah barang yaitu berupa sebuah tas berisi alat mandi, ATM, dan kehilangan uang Rp 90 ribu.

Pelaku dari pencurian di pesantren tersebut yaitu Maolana Angga Saputra (21). Pelaku bukanlah santri pondok. Namun, dia paham kapan waktu istirahat santri.

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar, kejadian bermula saat santri tengah disibukkan dengan acara khataman pada pertengahan April 2018.

“Selesai khataman, para santri tengah istirahat, saat itulah pelaku melakukan aksinya,” tutur Onkoseno saat gelar perkara di Mapolres Kudus, Senin (4/6/2018).

Onkoseno melanjutkan, untuk masuk ke lingkungan pesantren, pelaku masuk melalui pintu yang tidak terkunci.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved