Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wali Kota Salatiga : Pejabat Jangan Beli Sembako Bersubsidi

Yuliyanto menyampaikan hal itu saat membuka acara Pasar Murah DPK KORPRI di halaman kantor Pemkot.

Penulis: ponco wiyono | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/PONCO WIYONO
Walikota Salatiga Yuliyanto 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Walikota Salatiga Yuliyanto meminta agar para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota salatiga tidak membeli barang kebutuhan pokok bersubsidi.

Yuliyanto menyampaikan hal itu saat membuka acara Pasar Murah DPK KORPRI di halaman kantor Pemkot.

“Belilah produk produk UMKM yang ditawarkan di pasar murah ini. demikian halnya para pelaku UMKM gar dapat meningkatkan kualitas produk dan senantiasa berinovasi karena persaingan usaha saat ini semakin ketat," jelasnya.

Produk berkualitas dikatakan Yuliyanto akan memiliki tempat di pasaran dan bakal banyak dicari, baik di tingkat, Nasional atau bahkan Internasional.

Dalam kesempatan yang sama, sambutan tertulis Ketua DPK KORPRI, yang dibacakan oleh asisten Administrasi Sekda, Y Tri Priyo Nugroho, pada pasar murah kali ini disediakan sebanyak 946 paket sembako murah yang berisi dua liter minyak goreng, lima kilogram beras, 1 botol sirup dan 1 kilo gula, dengan harga perpaketnya sebesar Rp. 65.000.

Paket tersebut ditujukan khusus untuk Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot. Sedangkan untuk PNS Gol I dan II, disediakan 800 kupon senilai Rp50.000 yang dapat digunakan untuk membeli barang barang non subsidi. Selain itu diluar paket panitia juga menyediakan 1500 minyak kemasan 2 liter, dengan subsidi Rp7000 atau dua liter. Gula Pasir Rp3000 sekilo dengan subsidi Rp5000 setiap dual kilo, sirup 1000 botol dengan subsidi Rp4000 per botol dan telur 1000 kilo dengan subsidi Rp.4000 per kilo.

"Semoga dengan digelarnya acara ini dapat memberikan kesejahteraan bagi anggota KORPRI , baik PNS maupun NON PNS, serta memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM di Kota Salatiga untuk mempromosikan produk-produk unggulan mereka," terangnya.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan, total anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut adalah sebesar Rp.140.000.000 yang bersumber dari APBD.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved