Kepala BBPOM Semarang Minta Masyarakat Cek 'KLIK' Ketika Hendak Beli Makanan
Menurutnya, tips tersebut penting agar pemudik tetap sehat selama perjalanan pulang, dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan aman
Penulis: ponco wiyono | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang Endang Pujiwati berpesan agar selama arus mudik berlangsung nanti para pemudik melakukan cek "klik" saat hendak membeli makanan.
Menurutnya, tips tersebut penting agar pemudik tetap sehat selama perjalanan pulang, dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan aman.
Klik yang pertama adalah adalah kemasan, yaitu segel yang masih utuh dan bentuk yang tidak penyok.
"Lalu L yaitu labelnya lengkap dengan keterangan produsen dan nomor telepon pelanggan itu malah lebih bagus," jelasnya saat mengunjungi pabrik PT Sidomuncul di Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang pada Rabu (6/6/2018).
Yang ketiga menurut Endang adalah mengecek I alias izin edar. Dikatakan, untuk mengetahui izin edar ini bisa dilakukan dengan aplikasi ponsel pintar dengan menginstal melalui aplikasi android cek BPOM.
“Nanti kalau data nomor izinnya keluar lalu dicocokkan dengan produk yang kita uji dan hasilnya cocok dan pas, berarti itu produk terdaftar. Cek terakhir yakni K artinya lihat tanggal kedaluwarsanya,” terangnya.
BPOM juga mengimbau agar pemudik yang mengkonsumsi makanan bukn kemasan untuk mmilih rumah makan yang bersih dan tertutup.
"Pilih yang terjamin kebersihannya, dan cara mengeceknya itu gampang, lihat saja toilet dan dapurnya. Kalau kedua tempat itu bersih maka jelas rumah makan itu bersih, dan sebaliknya, kalau jorok maka tempat masaknya juga jorok," jelas Endang lagi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ribuan-produk-jamu-tradisional-ilegal-disita-oleh-bpom-kota-semarang_20180410_184434.jpg)