Menyambut Pemudik, Pengemudi Bus di Terminal Tirtonadi Solo Diperiksa Kesehatannya
Pemeriksaan kesehatan bagi puluhan pengemudi bus angkutan Lebaran 2018 diselenggarakan di Terminal Tipe A Tirtonadi
Penulis: akbar hari mukti | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemeriksaan kesehatan bagi puluhan pengemudi bus angkutan Lebaran 2018 diselenggarakan di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Rabu (6/6/2018).
Koordinator terminal penumpang tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto menjelaskan bila pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan pengemudi bus dalam kondisi sehat dan layak kerja.
Joko menerangkan, pemeriksaan kesehatan ini akan berlangsung hingga Kamis (7/6/2018) besok.
Menurut Joko, setiap hari akan ada 50 pengemudi bus baik angkutan kota dalam provinsi (AKDP) ataupun antar kota antar provinsi (AKAP) yang bakal menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Teknis dan administrasinya kita sudah melakukan ramp check armada bus angkutan Lebaran. Demi keselamatan penumpang maka perlu juga pengemudi bus kita periksa kesehatannya," urai dia.
Ia melanjutkan, dalam pemeriksaan ini pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, dan pihak terkait lainnya.
Joko menilai, bila nantinya ada pengemudi bus yang positif menggunakan narkoba atau memiliki penyakit, maka pengemudi akan diistirahatkan sementara.
Hal itu agar tidak membahayakan penumpang pada saat arus mudik dan balik Lebaran.
"Sifatnga nanti kita menunggu rekomendasi dokter. Siapa yang layak dan yang tidak," papar Joko.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Solo, Dwi Martiastuti menambahkan pemeriksaan kesehatan ini juga meliputi tes kesehatan dan wawancara.
Melalui tes itu, menurut Dwi bisa mengungkapkan apakah pengemudi mengantuk atau mengkonsumsi miras.
"Kalau kondisinya layak dengan catatan tensi darahnya yang tinggi, memakai narkoba atau alkohol ada rekomendasi sendiri," jelas dia.
Ia pun mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan hari pertama ini ada sebagian besar pengemudi yang mengalami tekanan darah tinggi.
"Hal ini karena sebagian besar pengemudi punya pola makan tak sehat dan kurang beristirahat," urai Dwi. (Ahm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-dkk-solo-mengecek-kesehatan-pengemudi-bus-di-terminal-tipe-a-tirtonadi-solo_20180606_141712.jpg)