Breaking News:

Mudik Lebaran

Ibu-ibu pun Ikut Gotong-royong Bikin Akses Jalan Baru Biar Arus Mudik Lebaran Lancar

BPBD Cilacap membuka akses jalan kabupaten di Desa Kutabima Cimanggu Cilacap yang sebelumnya ambles karena pergerakan tanah.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
tribunjateng/khoirul muzaki/ist
BPBD Cilacap membuka akses jalan kabupaten di Desa Kutabima Cimanggu Cilacap yang sebelumnya ambles karena pergerakan tanah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaaan Umum Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah membuka akses jalan kabupaten di Desa Kutabima Cimanggu Cilacap yang sebelumnya ambles karena pergerakan tanah.

Jalan itu merupakan akses penting yang menghubungkan dua desa yang sempat terisolasi karena bencana itu, yakni Desa Kutabima dan Desa Karangsari Kecamatan Cimanggu.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Martono mengatakan, pembuatan jalan baru itu dengan cara mengepras bukit sebelah atas jalan yang ambles. Material keprasan itu kemudian diurukkan ke bekas jalan lama yang ambles.

Pengerjaan jalan baru sepanjang 50 meter dan lebar sekitar 4 meter itu membutuhkan waktu tiga hari. Proses pengerjaan menggunakan alat berat dari BPBD dan DPU dibantu warga setempat.

Kini, jalan pengganti itu sudah siap dilalui kendaraan baik sepeda motor maupun mobil.
Rencana pekerjaan selanjutnya adalah pengerasan dengan makadam agar jalan lebih tahan jika terkena air hujan.

"Jalan bari sudah dibuat menggunakan tanah milik Perhutani. Kita mengerahkan alat berat dengan kerja bakti ratusan masyarakat," katanya.

Menurut Martono, penanganan jalan ambles ini dipercepat untuk memperlancar arus mudik atau mobilitas warga yang meningkat saat libur lebaran tiba. Terlebih jalan ini menjadi satu di antara jalan penghubung utama di kawasan Cilacap bagian barat.

Sebelumnya, jalan kawasan Perhutani titik Pasir Haji, Kutabima itu ambles sedalam sekira tiga meter dengan panjang 50 meter, Jumat sore, (1/6). Sebelum ambles, permukaan jalan diketahui telah retak-retak lalu tiba-tiba ambles sepekan kemudian.

Akibat bencana itu, jalan yang menghubungkan desa-desa itu terputus. Jalan ditutup untuk semua kendaraan hingga warga di dua desa, Kutabima dan Kertasari terisolasi. Bencana itu sekaligus menutup jalur alternatif menuju Kabupaten Brebes. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved