PPDB Online

Resmi Dilaunching, PPDB Online SMA SMK di Jateng Menggunakan Sistem Zonasi

Resmi Dilaunching, PPDB Online SMA SMK di Jateng Menggunakan Sistem Zonasi. Pendaftaran mulai buka 1 Juli 2018

Resmi Dilaunching, PPDB Online SMA SMK di Jateng Menggunakan Sistem Zonasi
tribunjateng/deni setiawan
LAUNCHING Tahun Pelajaran 2018/2019 dilaksanakan di Aula Ki Hajar Dewantara Gedung B Lantai II Kantor Disdikbud Jateng Jalan Pemuda Nomor 134 Kota Semarang, Jumat (8/6/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Calon peserta didik yang pada tahun pelajaran 2018/2019 ini hendak mendaftarkan diri di tingkat sekolah menengah atas (SMA) negeri maupun sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri di Jawa Tengah, untuk saat ini bisa melakukan ujicoba pendaftaran secara online.

“Silakan dicoba, PT Telkom Indonesia sebagai mitra atau penyedia sistem aplikasi online untuk penerimaan peserta didik baru (PPBD) SMA-SMK di Jawa Tengah ini sudah memunculkan sistem itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdukbud) Provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo.

Namun, lanjutnya kepada Tribun Jateng, Jumat (8/6) petang, sifatnya masih trail melalui mesin dan aplikasi yang berbeda. Adapun tujuan pihak PT Telkom Indonesia tersebut agar para calon peserta didik bisa memahami alur atau teknis pada saat pendaftaran.

“Sehingga di saat hari pelaksanaan pendaftaran secara online tersebut, mereka sudah memahami, semakin mudah, serta cepat dalam menerapkan maupun mengimplementasikannya. Untuk waktu pendaftaran, kami buka pada 1 Juli 2018 pukul 00.00 hingga 6 Juli 2018 pukul 23.59,” jelasnya.

Gatot pun kembali menegaskan, waktu pendaftaran secara online baik itu di tingkat SMA negeri maupun SMK negeri di Jawa Tengah itu dilaksanakaan serentak. Pada tahun pelajaran ini, dari data yang telah dihimpun, total rombongan belajar (rombel) untuk tingkat SMA negeri yakni sekitar 3.211 kelas.

“Lalu untuk tingkat SMK negeri ada sekitar 2.772 kelas. Adapun jika dilihat dari daya tampungnya, pada SMA negeri sebanyak sekitar 28.430 peserta didik dan sekitar 4.343 peserta didik di tingkat SMK negeri,” terangnya.

Dan pada prinsip, sesuai keputusan yang juga telah disosialisasikan kepada sekolah sekolah di Jawa Tengah, sistem penerimaan siswa baru tersebut menggunakan sistem zonasi.

“Prioritas adalah mereka yang domisilinya paling dekat dengan sekolah. Tujuan itu semua adalah demi pemerataan. Sehingga tidak ada lagi istilah sekolah favorit, akses yang susah, dan beban biaya transportasi mereka untuk bersekolah,” tukas Gatot.

Di sela waktu Peluncuran PPDB Online untuk SMA-SMK Negeri di Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2018/2019 yang dilaksanakan di Aula Ki Hajar Dewantara Gedung B Lantai II Kantor Disdikbud Jateng Jalan Pemuda Nomor 134 Kota Semarang, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono pun mengutarakan hal serupa.

“Dipilih sistem zonasi dalam PPDB tersebut tentu merupakan tujuan mulia pemerintah dalam hal pendidikan. Itu yang tentunya pula harus menjadi perhatian masyarakat,” bebernya.

Sehingga, lanjutnya, kini tak perlu lagi ada kekhawatiran orangtua jika anaknya tidak memperoleh sekolah. Zonasi itu diterapkan juga agar tidak ada lagi anak-anak pandai atau berprestasi berkumpul di satu sekolah tertentu.

“Jika hingga kini masih ada calon peserta didik baik di tingkat SMA maupun SMK belum bisa memanfaatkan teknologi digital itu, silakan jangan ragu-ragu datang ke sekolah yang dituju. Dapat kami pastikan, yang bersangkutan akan dibantu oleh petugas di sekolah tersebut,” tandasnya.

Dan perlu dipertegas pula, tambah Sri Puryono, prinsip dalam penyelenggaraan PPDB Online Tahun Pelajaran 2018/2019 di tingkat SMA negeri maupun SMK negeri di Jawa Tengah tersebut yakni demi terwujudya 4 hal utama.

“Yakni terkait objektif, transparan, akuntabel, dan yang tak kalah penting tak ada lagi image diskriminatif. Itu perlu menjadi perhatian dan sekolah penyelenggara harus memperhatikan itu secara serius. Jangan sampai ada masalah di kemudian hari,” tandasnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved