Liputan Khusus

PENGAKUAN Pramuniaga: Banyak Cara Menipu Konsumen

Oknum tersebut mencopot atau mengganti label diskon yang telah diberikan, sehingga selisih keuntungan masuk ke kantong

PENGAKUAN Pramuniaga: Banyak Cara Menipu Konsumen
Shutterstock/kompas.com
diskon-belanja 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pramuniaga sebuah toko pakaian di Kota Semarang, sebut saja Intan, mengungkapkan berbagai modus penipuan diskon palsu.

Menurut dia ada banyak cara mengelabuhi konsumen.

Pertama ulah nakal dari pramuniaga.

Oknum tersebut mencopot atau mengganti label diskon yang telah diberikan, sehingga selisih keuntungan masuk ke kantong mereka sendiri.

"Misal pakaian yang seharusnya didiskon 40 persen, labelnya dicopot atau diganti menjadi hanya potongan 20 persen. Cara semacam itu pernah saya temui," ujarnya, kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.

Intan menuturkan, ada juga diskon palsu yang sengaja diberikan dengan menaikan harga aslinya lebih dulu.

Untuk modus semacam itu biasanya paling sering dilakukan department store.

Alasannya, dia menambahkan, karena ingin menghabiskan stok lama dengan sebisa mungkin tidak mengalami kerugian.

Sehingga, menaikan harga lalu diberikan diskon yang jika dikalkulasikan jatuhnya sama dengan harga asli.

"Tujuannya untuk menarik perhatian konsumen. Bahkan hingga memberikan diskon sampai 70 persen," jelasnya.

Namun, Intan berujar, ada juga perusahaan yang benar-benar memberikan diskon dengan tidak menaikan harga jual lebih dulu.

Biasanya dilakukan store-store kecil, di mana mereka sengaja melakukan itu untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Senada diungkapkan pramuniaga lain, sebut saja Bunga. Ia paling sering mendapati diskon palsu dengan menaikan harga aslinya lebih dulu.

Menurut dia, modus seperti itu tidak hanya dilakukan untuk produk sandang seperti pakaian, atau sepatu. Perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan pokok pun tak lepas dari diskon palsu.

"Apalagi di momen-momen Lebaran semacam ini, praktik diskon palsu kian marak. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati ketika berbelanja," paparnya. (tim)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved