Dekat Pintu Tol, SPBU Tingkir Catatkan Kenaikan Penjualan Pertamax Hingga 300 Persen
SPBU Pertamina di Jl Tingkir-Suruh turut kecipratan rejeki dengan difungsikannya tol Salatiga-Kertasura
Penulis: ponco wiyono | Editor: muslimah
Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - SPBU Pertamina di Jl Tingkir-Suruh turut kecipratan rejeki dengan difungsikannya tol Salatiga-Kertasura. Menurut Manajer Agusta Indra, pihaknya mengalami peningkatan penjualan bahan bakar jenis pertamax hingga 300 persen selama tiga hari terakhir.
Diwawancarai pada Selasa (12/6/2018), Agusta mengaku penjualannya meningkat sejak hari Minggu (10/6/2018) lantaran pom bensin yang ia kelola berada tidak jauh dari pintu tol Tingkir.
"Selain pertamax yang naik penjualannya per hari dari tiga ratus liter sampai 1.400 liter, pertalite juga kami catat mengalami kenaikan sampai 200 persen," terang Agusta.
Naiknya angka penjualan bahan bakar di stasiun pengisian ini dibenarkan oleh General Manager MOR IV Pertamina Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Yanuar Budi Hartanto. Pada arus mudik lebaran tahun ini, Pertamina mencatat terjadinya kenaikan penjualan hingga 17 persen.
"Tercatat total penyerapan BBM jenis gasoline dan gasoil mencapai 104.943 liter, dengan pertamax yang terjual di masa satgas 2018 sampai 3.012 liter, atau meningkat 17 persen dari angka rata-rata harian sebesar 2.579 liter untuk seluruh wilayah Jateng dan DIY," terangnya.
Sementara untuk penjualan khusus di jalur tol, penjualan pertamax telah mencapai 97.215 liyer, pertamina dex 7.728 liter, dan premium sebesar 37 liter.
Pada kesempatan yang sama, dikatakan pula jika Pertamina membuka kios pertamax yang tersebar di 25 titik sepanjang jalan tol di wilayah Jateng. Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) MOR IV Jawa Bagian Tengah dan DIY Andar Titi Lestari mengatakan, layanan penjualan pertamax itu berada di kawasan parkir dan rest area yang tidak dilengkapi dengan SPBU.
"Memang ada bedanya dengan SPBU standar, jadi hanya ada drum dengan bejana lima liter dan mobil PTO meter namun setidaknya mempermudah pengguna jalan tol mendapatkan pertamax," jelasnya.
Selain layanan pengisian di 25 titik tersebut, Pertamina juga menyediakan layanan kiosK yang menjual BBM kemasan, mobile dispenser, potable tank operation (PTO), SPBU kantong dan layanan 200 motorist yang berjaga diseluruh SPBU telah disiagakan dan siap dioperasionalkan ketika kondisi macet atas arahan pihak kepolisian.
"Meski demikian kami mengimbau agar masyarakat tetap mengontrol ketersediaan bahan bakar kendaraannya sehingga perjalanan mudik tidak terganggu," saran Yanuar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mobile-dispenser-pertamina-pada-mudik-tahun-lalu_20180518_173258.jpg)