Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Terminal Kota Tegal Sepi, Pengelola PO Protes Penutupan Akses Simpang Timur

Beberapa pedagang dan pengguna lain mengeluhkan sepinya terminal menjelang Lebaran akibat penutupan jalur timur.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Terminal Kota Tegal terlihat lengang tak ada aktivitas, Rabu (13/6/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Sejumlah pengelola perusahaan otobus (PO) dan pedagang Terminal Tipe A Kota Tegal memprotes penutupan pintu Simpang Terminal Timur untuk arus mudik di Pantura, Rabu (13/6/2018).

Simpang timur merupakan pintu masuk terminal bagi bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) yang hendak menjemput atau menurunkan penumpang.

Plt Kepala Terminal Tegal Riyandi menyatakan beberapa pedagang dan pengguna lain mengeluhkan sepinya terminal menjelang Lebaran akibat penutupan jalur timur.

"Banyak masuk protes ke kami. Padahal kami pun ingin akses simpang timur dibuka. Maka dari itu, kami akan kordinasi lagi ke kepolisian," terang Riyandi kepada Tribunjateng.com.

Tak hanya aktivitas terminal yang kian sepi, banyak penumpang yang akhirnya telantar di pinggir jalan.

Calon penumpang memilih menunggu bus di luar terminal yang makin menambah kesemrawutan lalu lintas.

"Banyak yang turun di pinggir jalan juga. Bus yang melaju dari timur akhirnya banyak yang bablas hingga Brebes dan muter lagi karena simpang timur ditutup," tuturnya.

Pada Rabu siang, malah tak satu pun bus masuk ke dalam terminal.

"Sepi banget, seperti lapangan bola. Padahal kemarin ada kesepakatan, Jumat 8 Juni akses Simpang Timur dibuka. Ternyata Minggu 10 Juni hingga sekarang ditutup lagi. Banyak pengelola PO yang protes kepada saya," papar Riyandi.

Sebenarnya Dishub Kota Tegal memberi solusi agar bus masuk melalui pintu barat terminal.

Riyandi beranggapan, dibukanya pintu barat justru akan menambah macet dan rawan laka lantas karena akses jalan yang sempit. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved