Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jangan 'Balas Dendam' Saat Lebaran Jika Tak Ingin Terkena Penyakit Ini

Semua makanan lezat yang ada saat Lebaran itu juga memiliki potensi menimbulkan beberapa penyakit jika dimakan secara berlebihan.

Penulis: Lita Febriani | Editor: Vito
TRIBUN JATENG/LITA FEBRIANI
Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Tuti Widayanti ditemui Tribunjateng.com saat open house Wali Kota Pekalongan, di Guest House Walikota Pekalongan, Jalan Bahagia, Pekalongan, Jumat (15/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Opor, sambal goreng, rendang dan kue-kue manis lainnya menjadi makanan wajib bagi masyarakat Indonesia saat Lebaran tiba.

Perlu diketahui, semua makanan lezat yang ada saat Lebaran itu juga memiliki potensi menimbulkan beberapa penyakit jika dimakan secara berlebihan.

Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Tuti Widayanti menuturkan, makanan santan menjadi penyebab utama munculnya penyakit.

Penyakit yang umum muncul saat Lebaran biasanya adalah gangguan pencernaan seperti diare dan maag.

"Nah apalagi kalau Lebaran makanannya banyak santan ,itu yang terpengaruh pertama adalah pencernaan, mulai dari diare, kemudian maag, terus kemudian batuk pilek karena minum es juga," tuturnya, kepada Tribunjateng.com, di sela open house Wali Kota Pekalongan, di Guest House Wali Kota Pekalongan, Jalan Bahagia, Pekalongan, Jumat (15/6/2018).

Tuti menuturkan, munculnya penyakit tersebut karena kebiasaan masyarakat yang menjadi kalap saat Lebaran setelah sebulan penuh berpuasa.

"Saat puasa 30 hari itu kita makan teratur sekali, hanya sahur dan buka, setelah itu kita biasanya kalau Lebaran seperti ini istilahnya balas dendam, apa saja dimakan, itu pemicu beberapa penyakit," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved