Disporapar Jateng Ancam Beri Sanksi Pedagang dan Tukang Parkir Pengemplang Wisatawan

Disporapar ingatkan pedagang kuliner dan pengelola parkir tak menaikkan tinggi harga serta tarif selama libur Lebaran.

Disporapar Jateng Ancam Beri Sanksi Pedagang dan Tukang Parkir Pengemplang Wisatawan
Tribun Jateng, Budi Susanto
Stan kuliner di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Sabtu (21/4/2018). (FOTO ILUSTRASI) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Bidang Destinasi Wisata pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Prambudi, meminta pedagang kuliner tak menaikkan harga secara tak wajar di masa libur Lebaran ini.

Menurut Prambudi, permintaan ini telah disampaikan kepada pedagang kuliner lewat pemerintah daerah di 35 kabupaten/kota di Jateng.

"Tujuannya, wisatawan dapat nyaman saat berwisata. Kalau mereka nyaman, dimungkinkan mereka bakal kembali berkunjung ke Jateng," kata dia, Sabtu (16/6/2018).

Tak hanya pedagang kuliner, permintaan ini juga disampaikan Prambudi kepada pengelola parkir.

Prambudi mengatakan, tarif parkir dan harga kuliner yang tak wajar dapat membuat wisatawan kapok datang lagi. Sehingga, pengelola parkir dan pedagang kuliner yang justru merugi.

"Jika mau mremo istilahnya, ya tidak masalah. Yang penting, harganya wajar dan tidak kebangetan. Nanti, kalau ada apa-apa, ada protes, mereka sendiri yang rugi," ujarnya.

Di sisi lain, Prambudi juga mengingatkan wisatawan agar bisa berwisata secara bijak. Termasuk, wisatawan bisa melaporkan ke petugas pariwisata saat mendapat hal-hal merugikan atau tak wajar.

"Nanti, biarkan kami yang menangani. Kami pasti akan memberikan sanksi kalau nyata ada oknum pedagang yang bermain-main dengan harga disaat musim liburan seperti ini," ujarnya. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved