Mukmin Kagum Liat Antusiasme Peziarah di Sunan Kudus
Ramainya peziarah hari Lebaran ketiga itu diakui membuat pria dari Mamuju, Sulawesi Barat itu kagum.
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Anshor Mukmin baru saja menyelesaikan ziaroh di Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (17/6/2018).
Ramainya peziarah pada hari Lebaran ketiga itu diakui membuat pria dari Mamuju, Sulawesi Barat itu kagum.
Begitu pula dengan bangunan di sekitar Menara yang menurutnya klasik dan bernuansa tahun '80 an.
"Antusias dari masyarakat dan para peziarah di Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus bagus. Nampak seperti tidak terpengaruh dengan 'Islam Garis Keras' yang sedang panas," ujarnya kepada Tribunjateng.com.
Baca: Peziarah Ramai Kunjungi Menara Kudus di H+2 Lebaran
Selain itu, lanjutnya, meskipun Kudus panas namun kompleks dari Masjid Menara begitu teduh dan menyenangkan.
Anshor Mukmin juga mengaku banyak belajar melihat konsistensi atau sikap istiqomah dari orang-orang peziaroh dan masyarakat sekitar.
Pengalaman berziarah di sini menjadi kali pertama bagi mahasiswa yang hendak balik dari Jepara ke Lamongan tersebut.
"Ceritanya ini saya baru dari lebaran di Jepara dan akan menuju Lamongan. Karena lewat Kudus, jadi singgah biar pernah punya pengalaman di makam wali yang memiliki pengaruh pada awal perkembangan Islam," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menara-kudus_20180617_165753.jpg)