Breaking News:

HEBOH! Polisi Temukan 20 Jasad Bayi Hasil Aborsi di Magelang, Dukun Sudah Praktik Puluhan Tahun

Jajaran Satreskrim Polres Magelang menangkap seorang dukun bayi atas nama Yamini (70), warga Dusun Wonokerto

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Tersangka dukun pijit Yamini, dan proses penggalian kuburan orok dibelakang rumah tersangka oleh tim forensik dokkes Polda Jawa Tengah di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Selasa (19/6) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Jajaran Satreskrim Polres Magelang menangkap seorang dukun bayi atas nama Yamini (70), warga Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Dirinya melakukan praktik aborsi selama puluhan tahun di rumahnya sendiri.

 Puluhan anak hasil aborsi ditemukan oleh petugas terkubur di belakang rumah.

Praktik aborsi ilegal ini baru terbongkar setelah berjalan puluhan tahun lamanya.

Berawal dari laporan masyarakat terdapat sejumlah perorangan yang melakukan praktik aborsi di rumah tersangka, Yamini di Dusun Wonokerto, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menemukan indikasi tindak kejahatan tersebut.

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan intensif, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya.

Dari pengakuan tersangka, dirinya melakukan aborsi dengan dipijat secara tradisional.

Bayi yang ada di dalam kandungan kemudian dikeluarkan secara manual.

Jasad bayi hasil aborsi itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik, lalu dikubur di belakang rumah.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan 20 kantong plastik berisi jasad bayi hasil aborsi terkubur di belakang rumah tersangka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved