Inilah Keterangan Resmi Polrestabes Semarang Terkait Penemuan Mayat Perempuan di Bugangan

Seorang wanita berusia 50 tahun, Debora Sriyani ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Senjoyo II Nomor 37 Bugangan, Semarang Timur

Inilah Keterangan Resmi Polrestabes Semarang Terkait Penemuan Mayat Perempuan di Bugangan
TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA
Polisi di TKP Penemuan Mayat perempuan di Bugangan Semarang 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang wanita berusia 50 tahun, Debora Sriyani ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Senjoyo II Nomor 37 Bugangan, Semarang Timur, Kamis (21/6/2018) sore.

Diduga wanita tersebut merupakan korban pembunuhan karena ditemukan beberapa luka di bagian kepalanya. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh adiknya, yang datang ke rumah tersebut.

"Itu sebenarnya rumah ibu korban, yang nuwun sewu sudah sakit dan lumpuh, baik korban maupun adiknya memang sering datang ke sana untuk mengurus ibunya," terang Kabag Humas Polrestabes Semarang Kompol Baihaqi.

Ia memaparkan kecurigaan adik korban muncul saat melihat rumah yang biasanya terkunci, namun kala itu dalam keadaan tidak tergembok. Selain itu, tercium juga bau tidak sedap saat mulai mendekat ke pintu.

"Begitu masuk,si adik ini langsung melihat kakaknya, atau Debora tergeletak bersimbah darah, kemudian si adik tadi menghubungi keamanan lingkungan yang kemudian diteruskan ke kami," terangnya.

Ia menjelaskan setelah mendapat laporan anggotanya langsung bergerak menuju ke lokasi untuk mengumpulkan data awal. Jasad Debora juga telah dibawa ke RSUP dr Kariadi untuk menjalani otopsi.

"Saat ini anggota kami sedang bekerja untuk mengungkap identitas pelaku, ada yang di rumah sakit, ada yang di lokasi kejadian, mereka semua mengumpulkan data baik dari keterangan saksi maupun hasil otopsi," tandasnya.

Ia memastikan perkembangan lebih lanjut tentang kasus tersebut akan segera diinformasikan.

Terpisah, Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiya Sampurna saat dihubungi menjelaskan saat ini segala data awal tentang kejadian dugaan pembunuhan itu telah dilimpahkan ke Polrestabes Semarang.

"Saya ini masih menunggu hasil Otopsinya nanti langsung kami serahkan ke Polres, karena kasus ini dilimpahkan ke sana, sementara saya baru bisa statemen itu," pungkasnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved