Masyarakat Padati Lapangan Kuripan Saksikan Java Balon Festival

Lapangan Kuripan Lor Pekalongan Selatan sesesak dipenuhi ribuan orang, mereka berkumpul untuk menyaksikan java balon festival.

Masyarakat Padati Lapangan Kuripan Saksikan Java Balon Festival
budi susanto
Masyarakat memadati Lapangan Kuripan Lor untuk menyaksikan java balon festival, Jumat (22/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Lapangan Kuripan Lor Pekalongan Selatan sesesak dipenuhi ribuan orang, mereka berkumpul untuk menyaksikan java balon festival.

Dalam festival tersebut, kelompok-kelompok pengrajin balon tradisional asal Pekalongan dan sekitar memperlihatkan kebolehannya membuat balon udara.

Kelompok yang mengikuti perlombaan menggunakan kertas minyak untuk membuat balon raksasa dan mengisi balon dengan asap dari perapian agar bisa terbang.

Dikatakan Riyadi Sholihin satu di antara peserta, hampir satu pekan kelompoknya mempersiapakan diri untuk mengikuti perlombaan.

Java Balon Festival
Java Balon Festival (budi susanto)

"Rata-rata habis Rp 500 ribu sampa Rp 1 juta untuk membuat balon, kalau proses pembuatan tergantung dari tingkat kesulitan balon ada yang 4 hari ada yang dua minggu," ujarnya saat ditemui Tribunjateng.com di Lapangan Kuripan Lor, Jumat (22/6/2018).

Ia berharap, perlombaan balon udara terus diadakan agar krestifitas masyarakat khususnya pembuat balon udara tersalurkan.

"Karena setiap Lebaran hingga bulan Syawal masyarakat sekitar Pekalongan acapkali menerbangkan balon udara dan hal tersebut sudah menjadi budaya. Dengan adanya festival semacam ini kreatifitas masyarakat bisa tersalurkan dan tidak membahayakan bagi dunia penerbangan di Indonesia," paparnya.

Sementara itu Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI Agus Santoso yang datang dan menyaksikan langsung festival tersebut menerangkan, festival sengaja diadakan untuk meminalisir pelepasan balon udara saat Lebaran yang membahayakan penerbangan.

"Dengan adanya festival balon udara yang ditambatkan atau ditali setinggi 150 meter masyarakat bisa menikmati keiindahan balon udara kreasi warga sekitar," imbuhnya.

Masyarakat memadati Lapangan Kuripan Lor untuk menyaksikan java balon festival, Jumat (22/6/2018).
Masyarakat memadati Lapangan Kuripan Lor untuk menyaksikan java balon festival, Jumat (22/6/2018). (budi susanto)

Agus menegaskan jika ada masyarakat yang menerbangkan balon udara melebihi batas ketinggian 150 meter akan ditindak secara tegas.

"Karena tak jarang ada balin yang terbang hingga ketinggian 10 ribu meter dan sangat mengancam pesawat yang melintas. Acara ini juga merupakan sosialisasi bagi masyarakat agar merayakan Lebaran dengan cara menerbangkan balon udara yang ditambatkan," timpalnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved