Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

2019, Pemerintah Optimistis Angka Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen

Pemerintah pun optimistis awal 2019 nanti angka kemiskinan turun hingga di bawah 10 persen

Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Idrus Marham saat ditemui di Gedung Mahesa, Boyolali, Sabtu (23/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Masih ada 10,12 persen dari total penduduk Indonesia yang tergolong tidak mampu. Pemerintah pun optimistis awal 2019 nanti angka kemiskinan turun hingga di bawah 10 persen.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Idrus Marham saat ditemui di Gedung Mahesa, Boyolali, Sabtu (23/6/2018) siang.

"Angka kemiskinan tercatat 26.580.000 secara nasional, atau setara 10,12 persen. Kepentingan kita di akhir masa jabatan Pak Jokowi, kemiskinan bisa menurun di bawah 10 persen, katakanlah 9 persen lebih sedikit saja," ungkap dia.

Ia meyakini, awal 2019 nanti angka kemiskinan bisa ditekan. Ia pun segera melakukan sejumlah cara agar angka kemiskinan bisa turun di bawah 10 persen.

Di antaranya adalah dengan menambah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dua kali lipat dibanding yang saat ini diberikan.

Menurutnya saat ini program PKH diberikan kepada 10 juta keluarga atau sekitar 40 juta jiwa.

"Kami akan menambahnya, menjadi Rp 2 juta sampai Rp 3,5 juta tiap keluarga. Dan sistemnya non flat atau tidak rata. Sangat bergantung kepada berapa bebannya," ujarnya.

Maka Idrus Marham menjelaskan, Pemerintah akan menganggarkan untuk bantuan PKH ini dari Rp 17 triliun pada 2018 ini menjadi Rp 32 triliun lebih ke depannya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved