Breaking News:

Gandeng Asperindo Jateng, 13 Mahasiswa AIS Semarang Siap Magang Pekan Depan

Sebanyak 13 mahasiswa D1 Logistik Akademi Ilmu Statistik (AIS) Muhammadiyah akan memulai magang kerja

Penulis: raka f pujangga | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Kiri-kanan (baris terdepan) Ketua DPD Asperindo Jateng, Tony Winarno, Direktur AIS Muhammadiyah, Wellie Sulistiyanti, Ketua PW Muhammadiyah Jateng, Tafsir‎, dan ‎Wakil Ketua DPP Asperindo, Budi Paryanto, usai memberikan pembekalan di JNE Cabang Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 13 mahasiswa D1 Logistik Akademi Ilmu Statistik (AIS) Muhammadiyah akan memulai magang kerja (on the job training -OJT) di perusahaan logistik mulai Senin (2/7/2018) pekan depan.

Kerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman, Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah ‎tersebut merupakan inisiatif untuk menciptakan sumber daya manusia terampil di bidang logistik.

‎Wakil Ketua DPP Asperindo, Budi Paryanto, ‎Direktur AIS Muhammadiyah, Wellie Sulistiyanti, Ketua PW Muhammadiyah Jateng, Tafsir, dan Ketua DPD Asperindo Jateng, Tony Winarno turut hadir dalam pembekalan yang dilaksanakan di JNE Cabang Semarang.

‎Budi Paryanto berpesan agar mahasiswa dapat memanfaatkan waktu OJT yang sudah disediakan selama 1,5 bulan untuk berpraktik secara langsung di industri logistik, yang penempatannya terdiri dari Ninja Express, JNE, Tiki, Garuda Indonesia Cargo, dan Pandu Logistics‎.

"Kerjasama ini bisa menjadi embrio, sebagai proses awal untuk bisa memperkuat kualitas dari ‎tenaga logistik," ujarnya dalam keterangannya, Senin (25/6/2018).

Budi berkomitmen, kerjasama itu bisa mengurangi angka pengangguran karena semua lulusannya ditargetkan dapat terserap dalam industri logistik yang terus mengalami pertumbuhan.

‎"Kerjasama dalam bidang pendidikan ini memberikan kemudahan kami untuk mendapatkan tenaga kerja yang terlatih karena mereka sudah siap pakai," ujar dia.

Sementara itu, Tony menyampaikan, mahasiswa yang berasal dari akademi statistik itu menguasai data analis dan pengolahan data yang sangat penting bagi industri logistik. Sehingga itulah yang mendorongnya untuk bekerjasama dengan AIS Muhammadiyah‎

"Kami melakukan kerjasama ini sangat serius, karena semua dosen pengajarnya merupakan pimpinan di perusahaan logistik yang punya kebijakan mengambil keputusan di perusahaannya dan mumpuni di bidangnya," pungkasnya.

Semua mahasiswa yang mengikuti kegiatan magang tersebut akan ‎mengenali semua pekerjaan, dari proses awal, transporting, finance, operation, hingga sistem pergudangannya.

‎‎Direktur AIS Muhammadiyah, Wellie Sulistiyanti menyambut baik kerjasama tersebut untuk meningkatkan kapasitas kemampuan mahasiswa mengenai logistik. Tidak semua mahasiswa bisa bergabung ke dalamnya, karena menyesuaikan peminatan khusus di bidang logistik.

‎"Magang kerja ini hanya khusus untuk mahasiswa statistik yang minat bekerja di bidang logistik," ujar dia.

Saat ini, AIS Muhammadiyah Semarang merupakan akademi swasta pertama di Jawa Tengah yang menyediakan program studi logistik. Semakin pesatnya perkembangan e-commerce diprediksikan akan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja di bidang industri logistik.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved