Sering Meletus, Gunung Anak Krakatau Makin Tinggi 6 Meter Tiap Tahun

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan, erupsi tersebut tidak membahayakan penerbangan pesawat terbang.

Sering Meletus, Gunung Anak Krakatau Makin Tinggi 6 Meter Tiap Tahun
youtube
Gunung anak krakatau di Selat Sunda meletus lagi, 25 Juni 2018. Para ahli mengatakan ketinggian gunung anak Krakatau bertambah 4-6 meter tiap tahun 

TRIBUNJATENG.COM - Gunung Anak Krakatau meletus, Senin (25/6/2018) pagi.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan, erupsi tersebut tidak membahayakan penerbangan pesawat terbang.

Erupsi gunung anak Krakatau dengan tinggi kolom abu 1.000 meter pada ketinggian 1.305 meter di atas permukaan laut, sekitar pukul 07.14 WIB.

"VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) orange," ujar Sutopo dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (25/6/2018).

Erupsi, sambung Sutopo, tidak berbahaya selama berada di luar radius 1 km dari puncak kawah.

Selain itu erupsi tidak membahayakan pelayaran di Selat Sunda.

"Status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (Level 2)," ucapnya.

Sutopo mengungkapkan, status Waspada sudah ditetapkan sejak 26 Januari 2012.

Itu artinya, sejak 2012 tidak ada perubahan status Gunung Anak Krakatau.

Status Waspada, sambung Sutopo, artinya aktivitas vulkanik di atas normal sehingga erupsi dapat terjadi kapan saja.

Halaman
123
Editor: iswidodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved