Breaking News:

Mengenal Maroko dari Kacamata Zak

Perubahan yang paling terasa adalah kehidupan masyarakatnya. Di Maroko mulai terjadi pergeseran gaya hidup dari yang konservatif menjadi modern.

Editor: Catur waskito Edy
firaabdurachman.blogspot.co.id
Jalan Soekarno di Maroko. 

Sama seperti di Indonesia, mayoritas masyarakat Maroko memeluk agama Islam. Dari data yang saya himpun, persentasenya mencapai 99 persen.

"Yahudi adalah yang terbesar kedua, berikutnya Kristen dan Katolik. Di Maroko banyak orang Yahudi," papar Zak kepada saya.

Kehidupan di kota-kota besar di Maroko juga mirip dengan di Indonesia. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam, di Maroko terdapat banyak bar dan tidak sulit menemukan minuman beralkohol. "Hanya beberapa tempat yang tutup selama Ramadan," katanya.

Masyarakat Maroko, kata Zak, terutama generasi mudanya, cenderung maju dan berkembang. Sejak mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar, mereka mempelajari dua bahasa. Sampai kelas 4 sekolah dasar, mereka wajib mempelajari bahasa Arab dan Prancis.

"Begitu kelas 4 ke atas kami harus pilih bahasa ketiga dan keempat. Saya pilih bahasa Spanyol dan Inggris," tuturnya.

Saya mengakui Zak memang fasih berbahasa Spanyol dan Inggris. Dia secara mudah berbincang dengan orang-orang Argentina yang duduk di samping kami. Saya bahkan menganggap kemampuan berbahasa Inggrisnya jauh lebih baik dari saya.

"Saya ini suka traveling dan ketika kamu ingin traveling, kamu harus punya kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Bahasa Inggris adalah bahasa internasional dan paling mudah," kata pria yang bekerja di sebuah perusahaan manufaktur milik Kanada ini.

Bagi Zak, ini adalah kali pertama bagi dirinya berkunjung ke Rusia. Dia mengaku jatuh hati kepada Rusia. Kunjungan ini berhasil membuka matanya soal Rusia. Dia tidak menemukan Rusia versi dunia Barat.

"Setelah sampai di sini saya melihat apa yang dikatakan Barat ternyata tidak seperti itu. Rusia negara yang bagus dan saya suka di sini," ujar Zak. (Tribunnews/deo)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved