Sidang Perkara Dugaan Perdagangan Orang Ditunda Lagi

Sidang Perkara dugaan TPPO yang menjerat Direktur Utama PT Sofia Sukses Sejati (SSS), Windi Hiqma Ardani ditunda.

Sidang Perkara Dugaan Perdagangan Orang Ditunda Lagi
KETUK_PALU

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sidang Perkara dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menjerat Direktur Utama PT Sofia Sukses Sejati (SSS), Windi Hiqma Ardani di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, ditunda.

PT SSS yang berada di Kelurahan Tambak Aji Kecamatan Ngaliyan, Semarang itu, melakukan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke wilayah Asia Pasifik meliputi Malaysia, Hongkong, dan Taiwan.

Pada kasus tersebut, setidaknya tercatat dua kali penundaan sidang putusan. Dimana, kali pertama, yakni pada Rabu (6/6/2018) akibat alasan Ketua Majelis Hakim, Pudjiastuti Handayani yang pada saat itu sedang berada di luar kota.

Senin, (26/6/2018), sidang kembali ditunda dengan alasan saudara dari hakim anggota, Suparno meninggal dunia.

Windi yang sempat ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita, Bulu, Semarang.

Kini statusnya menjadi tahanan kota, karena permohonan perubahan status tahanan yang diajukan kuasa hukumnya dikabulkan majelis.

Terkait penundaan persidangan tersebut, Humas PN Semarang, Muhammad Sainal menjelaskan, karena saudara atau kakak dari salah satu hakim anggota, yakni Suparno meninggal dunia, sehingga yang bersangkutan pun tidak masuk ke kantor, atau ijin.

"Untuk draf putusan sudah dibuat, namun kami belum paham, itu wewenang majelis hakim pemeriksanya," ungkap, Muhammad Sainal, Selasa (26/6/2018).

Menanggapi terjadinya penundaan persidangan itu, pendamping korban dari Migrant Care, Nurharsono mengaku kecewa atas penundaan sidang putusan tersebut.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved