Pilgub Jateng

Hari Coblosan, Layanan Publik di Kabupaten Semarang Tetap Buka

Hal itu diutarakan Bupati Semarang dr Mundjirin dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (26/6/2018)

Hari Coblosan, Layanan Publik di Kabupaten Semarang Tetap Buka
tribunjateng/dok
Bupati Semarang Mundjirin 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meskipun beredar Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 14 Tahun 2018 tentang Hari Pemungutan Suara Gubernur, Bupati, dan Wali Kota sebagai Libur Nasional, pelayanan publik --masyarakat-- di Kabupaten Semarang pada Rabu (27/6/2018) dijamin akan tetap dibuka (dilayani).

Hal itu diutarakan Bupati Semarang dr Mundjirin dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (26/6/2018) di sela waktu peninjauan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 05 Desa Jetis Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Selasa (26/6/2018).

Keterangan itu, menurutnya pun telah disesuaikan pada surat edaran yang diterima pihaknya pada Senin (25/6/2018). Dimana Surat Edaran Nomor 800/08711/2018 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono.

“Isinya secara umum menginstruksikan kepada seluruh unit kerja maupun organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat untuk tidak ikut libur. Artinya harus tetap buka dan melayani masyarakat,” bebernya.

Dia menyampaikan, beberapa layanan publik yang dimaksud itu di antaranya seperti pada rumah sakit, puskesmas, jasa layanan telekomunikasi, listrik, perbankan, perhubungan, keamanan, pemadam kebakaran, hingga yang terkait air bersih.

“Jika itu tutup, dikhawatirkan nantinya malah menyulitkan masyarakat yang sedang membutuhkannya di hari tersebut. Dan sebagai konsekuensi logis pula, kami juga perintahkan kepada seluruh pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang untuk memberikan kelonggaran waktu kerja,” terang Mundjirin.

Maksudnya, lanjut Mundjirin, yakni mereka baik itu staf, pegawai, maupun karyawannya untuk diberi waktu agar bisa menggunakan hak pilihnya di tiap TPS sesuai yang terdaftar atau yang terdekat dengan lingkungan kerjanya. Hal itu juga bagian dari menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018.

“Pada Rabu (27/6/2018) ditetapkan sebagai hari libur nasional tujuannya agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dalam suatu pemilihan kepala daerah. Karena itu, kami pun meminta kesadaran serta waktunya untuk bisa datang ke TPS, menggunakan hak pilihnya tersebut,” pinta Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan.

Terkait Pilgub Jawa Tengah Tahun 2018 ini, Guntur berharap pula tingkat partisipasi pemilih khusus di Kabupaten Semarang dapat tercapai sekitar 77,5 persen. Sesuai target yang telah ditentukan KPU Provinsi Jawa Tengah maupun KPU Pusat. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved