Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dokter Dipenjara, Pasien Kanker di RSUD Kraton Pekalongan Kebingungan

Seorang wanita terlihat kebingungan usai melakukan cek up kesehatan di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan.

Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Sutanto Setyabudi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Seorang wanita terlihat kebingungan usai melakukan cek up kesehatan di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan.

Pasalnya ia disarankan untuk dirujuk berobat ke RSUP Dr Kariadi Semarang.

Sebut saja Via wanita berusia 49 tahun asal Tanah Abang Jakarta Pusat yang kini sedang menjalani pengobatan di RSUD Kraton karena mengidap kanker stadium 4.

Bukan perkara pelayanan yang membuatnya kebingungan, namun karena dokter yang menanganinya yaitu Muhammad Teguh Imanto kini sedang menjalani hukuman karena kasus tindak pidana korupsi penggandaan alat kesehatan senilai Rp 24,2 miliar.

Dan harus menjalani masa kurungan 6 tahun penjara.

"Saya harus dirujuk ke RSUP Kariadi, padahal biaya untuk ke Semarang tidak murah. Karena sejak awal saya ditangani oleh Dokter Teguh dan sekarang tidak ada penggantinya," ujarnya, Kamis (28/6/2018).

Ia meminta kepada pemerintah setempat untuk mencari solusi, bahwasanya bukan hanya ia yang sedang ditangani oleh sang dokter yang kini menjalani hukuman.

"Bukah hanya saya saja, beberapa pasien yang kini sedang berobat dan menjalani terapi baik kemo atau proses penyembuhan mengeluh. Bahkan beberapa waktu lalu kami mendatangi Bupati Pekalongan untuk menceritakan keluh kesah kami," paparnya.

Ia meminta instansi terkait mencari solusi terkait permasalahan yang sedang melanda pasien penyakit kronis yang melakukan pengobatan ke RSUD Kraton.

"Kalau hanya merujuk bukan solusi namanya, jadinya nasip kami terombang-ambing. Terakhir saya bersama pasien lainya mencoba melakukan cek up malah dipindahkan ke donter bedah umum atau dirujuk ke Semarang, kami ini sedang sakit dan ingin sembuh dan penyakit kami harus ditangani oleh spesialis bukan umum," tegasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Sutanto Setiabudi menerangkan, masyarakat yang ditangani Dokter Teguh tidak perlu panik karena semua akan dilayani.

"Untuk sementara di RSUD Kraton memang ditangani oleh dokter bedah umum, namun jangan panik karena semua dokter bedah pastinya paham terkait penyakit yang ditangani oleh Dokter Teguh," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk para pasien jikapun harus dirujuk kemungkinan akan dirujuk ke RSUP Kariadi.

"Terkait pengganti dokter spesialis nanti akan dibicarakan oleh pihak internal rumah sakit, intinya para pasien jangan panik jikapun dirujuk itu untuk kesembuhan para pasien," timpalnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved